45 WNI Dipulangkan dari Suriah

Fajar Nugraha    •    23 September 2015 19:48 WIB
wni
45 WNI Dipulangkan dari Suriah
WNI yang akan dipulangkan dari Suriah (Foto: Dok. KBRI Suriah)

Metrotvnews.com, Damaskus: Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Damaskus kembali memulangkan sebanyak 45 orang tenaga kerja wanita ke Indonesia.

Para TKW yang dipulangkan tersebut telah berhasil diperjuangkan dan diselesaikan segala permasalahan dan hak-haknya. Dengan keberangkatan sebanyak 45 orang TKW ini, berarti KBRI Damaskus sampai saat ini telah merepatriasi sebanyak 8.652 orang WNI dari Suriah sejak tahun 2011 lalu, baik via Lebanon, Jordan, maupun Turki.

Sementara di penampungan sementara KBRI Damaskus sampai saat ini masih terdapat sekitar 61 TKW lagi yang masih sedang diperjuangkan hak-haknya, dan masih terus berdatangan ke shelter KBRI Damaskus.

Pejabat KBRI Damaskus, Didi Wahyudi mengatakan bahwa misi utama KBRI Damaskus di Suriah adalah perlindungan dan repatriasi WNI. Sejak September 2011, terlebih lagi dengan kondisi keamanan di Suriah yang semakin memburuk, Pemerintah RI telah melakukan moratorium pengiriman tenaga kerja yang dilanjutkan dengan penghentian permanen dan melakukan repatriasi terhadap seluruh WNI di Suriah.

Pemerintah RI telah menetapkan bahwa TKW/PLRT yang masuk setelah masa moratorium sejak September 2011 ke Suriah merupakan korban dari perdagangan orang (Tindak Pidana Perdagangan Orang/TPPO).

"Kepada yang dipulangkan hari ini, hendaklah tidak kembali lagi ke Suriah yang sedang dilanda perang. Masih ribuan orang yang harus kami bantu di sini. Ironis rakyat Suriah mengungsi ke luar negeri, tapi TKW malah dikirim ke Suriah. Pemerintah RI juga sudah menghentikan pengiriman tenaga kerja ke sini," ujar Didi Wahyudi kepada buruh migran, dalam keterangan tertulis KBRI Damaskus, yang diterima Metrotvnews.com, Rabu (23/9/2015).

Salah seorang pun mengapresiasi upaya pemulangan yang dilakukan oleh pihak KBRI.

"Alhamdulillah setelah penantian panjang di tengah kondisi yang tidak menentu di Suriah. Saya berhasil juga diperjuangkan hak oleh KBRI Damaskus dan bisa segera bertemu keluarga di Indonesia," tutur Siti Aisyah.

Program repatriasi Suriah sudah memasuki tahun kelima tetapi masih menghadapi masalah rutin. Sehingga diperlukan penanganan yang lebih serius dan pembicaraan tingkat tinggi antara Indonesia dan Suriah.

Sementara itu, para repatrian gelombang ini sebagian besar berasal dari wilayah Jawa Barat (26 orang), Banten (7 orang), dan NTB (3 orang).
KBRI Damaskus mengharapkan dukungan Pemda pada isu human trafficking ini, karena daerah merupakan pintu pertama perdagangan manusia untuk dikirim ke negara konflik, seperti Suriah.


(FJR)

Pelatih Napoli Sejajarkan Insigne dengan Messi, Neymar dan Ronaldo
Jelang Napoli vs Shakhtar Donetsk

Pelatih Napoli Sejajarkan Insigne dengan Messi, Neymar dan Ronaldo

6 hours Ago

Napoli dijadwalkan bentrok kontra Donetsk untuk memainkan matchday kelima Liga Champions 2017--…

BERITA LAINNYA
Video /