Pemerintah Diharap Turunkan Harga BBM dalam Paket Kebijakan Kedua

Suci Sedya Utami    •    26 September 2015 14:36 WIB
paket kebijakan ekonomi
Pemerintah Diharap Turunkan Harga BBM dalam Paket Kebijakan Kedua
Ilustrasi -- FOTO: Antara/Muhammad Adimaja

Metrotvnews.com, Jakarta: Ekonom Indef Didik J Rachbini mengimbau dalam paket kebijakan ekonomi tahap kedua yang bakal dikeluarkan Pemerintah akhir bulan ini, ada kebijakan yang berdampak cepat untuk mendorong ekonomi domestik, salah satunya yakni terkait penurunan harga BBM.

"Perlu kebijakan yang dampaknya jangka pendek, harga BBM diturunkan, dan akhirnya tarif listrik ikut turun karena harga BBM lebih murah," ujar Didik dalam diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (26/9/2015).

Menurut Didik, harga BBM jenis premium Rp7.400 per liter saat ini dinilai terlalu mahal ketika kondisi ekonomi dalam negeri sedang dilanda perlambatan. Bukan hanya itu, mahalnya harga jual premium pun masih diberlakukan ketika harga minyak dunia sedang rendah sekitar USD40 per barel.

"Idealnya itu diturunkan harganya sekitar Rp1.500-Rp 2.000. Ini hasilnya akan terasa cepat, bisa terlihat dalam dua minggu," ucap Didik.

Harga BBM yang murah, kata Didik, tidak perlu diterapkan oleh pemerintah selamanya. Tetapi, bersifat sementara dan bisa naik lagi setelah ekonomi bertumbuh.

"Harus ada perjanjian, misalnya setahun ini BBM diturunkan, tapi tahun depan bisa naik lagi. Jadi turunnya ini saat krisis saja," pungkas dia.


(AHL)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

1 day Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /