Karena Ini DPR Pertahankan Target Kemiskinan

Suci Sedya Utami    •    26 September 2015 15:58 WIB
rapbn 2016dpr ads
Karena Ini DPR Pertahankan Target Kemiskinan
Target kemiskinan dipertahankan meski pertumbuhan ekonomi dipangkas. (FOTO: Antara/Vitalis Yogi Trisna)

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi XI DPR RI enggan menurunkan target pembangunan khususnya target kemiskinan 9,0-10,0 persen dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2016 meski target pertumbuhan ekonomi dikoreksi ke bawah menjadi 5,3 persen.

Anggota Komisi XI DPR RI Misbakhun mengatakan, besar kecilnya pertumbuhan ekonomi bukan menjadi satu-satunya alat untuk mengukur angka kemiskinan di Indonesia.

"Pertumbuhan ekonomi bukan satu-satunya tools, bukan satu-satunya cara kemudian kalau pertumbuhan turun maka kemiskinan boleh bertambah? Tidak dong," kata dia, saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (26/9/2015).

Menurutnya, yang paling menentukan bukanlah kuantitas, namun kualitas pertumbuhannya. Memacu kualitas pertumbuhan, kata Misbakhun, yakni dari kualitas belanja yang dipergunakan dengan tepat sasaran.

"Kalau kualitas belanjanya bagus, otomatis angka kemiskinan turun pengangguran juga akan turun, IPM akan naik karena belanja yang ada akan kita gunakan lebih berdaya guna, lebih ngena ke masyarakat," tutur dia.

Misalnya saja terkait belanja infrastruktur, kebutuhannya yakni Rp5 triliun, maka jumlah tersebut harus digunakan untuk membangun infrastruktur seperti jalan, dan jangan digunakan untuk hal lain.

"Perbaikan kualitas belanja itu menjadi target bagi anggota DPR dan bersama dengan Pemerintah. Dengan adanya kualitas itu diharapkan pemerintah akan perbaiki kualitas program-program pembangunan APBN," jelas dia.


(AHL)

Thiago Alcantara Cedera Serius
Anderlecht vs Bayern Muenchen

Thiago Alcantara Cedera Serius

1 hour Ago

Kemenangan Bayern Muenchen atas Anderlecht pada matchday kelima Liga Champions 2017 -- 2018 diw…

BERITA LAINNYA
Video /