Kasus Kecelakaan Kereta di Juanda Dilimpahkan ke Polda

Husen Miftahudin    •    27 September 2015 12:34 WIB
tabrakan kereta api
Kasus Kecelakaan Kereta di Juanda Dilimpahkan ke Polda
Petugas mengevakuasi orang dan barang di gerbong KRL yang tabrakan di Stasiun Juanda, Rabu 23 September 2015. Foto: MI/Galih Pradipta

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengusutan kasus tabrakan dua kereta rel listrik (KRL) Commuter Line di Stasiun Juanda, telah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. Polisi masih terus menyelidiki peristiwa yang menyebabkan puluhan orang luka-luka ini.

Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Hendro Pandowo mengatakan, penyelidikan terkait benturan dua kereta di Stasiun Juanda masih didalami Polda Metro Jaya.

"Saat ini yang menangani (Polda Metro Jaya), sudah dilimpahkan ke Polda semua," ujar Hendro melalui pesan singkat kepada Metrotvnews.com, Minggu (27/9/2015).

Sebelumnya, peristiwa benturan yang terjadi pada Rabu (23/9/2015) sore tersebut diselidiki oleh Polres Jakarta Pusat. Kecelakaan yang mengakibatkan 42 orang luka-luka itu langsung ditangani oleh Polres Jakarta Pusat dengan datang mengecek lokasi kejadian.

Kepala Humas PT KAI (Persero), Agus Komarudin menjelaskan, kecelakaan kereta rel listrik (KRL) bermula pada saat KA 1154 tujuan Jakarta Kota-Bogor ditabrak oleh KA 1156 relasi Jakarta Kota-Bogor terjadi di wilayah jalur dua Stasiun Juanda. Tabrakan terjadi dari arah belakang KA 1154.

"Salah satu kereta tertabrak belakang oleh kereta lain. Penumpang sudah dievakuasi. Korban dilarikan ke rumah sakit RSPAD dan rumah sakit terdekat lainnya," tutur Agus.

Kecelakaan tersebut membuat perjalanan KRL lintas Bogor-Jakarta Kota dan sebaliknya, serta Bekasi-Jakarta Kota tak dapat dioperasikan. Tak hanya itu, Stasiun Manggarai menuju Jakarta Kota dan sebaliknya pun tak dapat dioperasikan karena aliran listrik sengaja dipadamkan untuk proses evakuasi.


(AZF)


Video /