TNI Kesulitan Padamkan Kebakaran Hutan

Dian Ihsan Siregar    •    27 September 2015 14:04 WIB
kabut asap
TNI Kesulitan Padamkan Kebakaran Hutan
Petugas pemadam kebakaran dibantu personil TNI dan Polri berusaha memadamkan lahan gambut yang terbakar di Rimbo Panjang, Kampar, Riau, Sabtu (5/9/2015). Antara/Rony Muharrman

Metrotvnews.com, Jakarta: Ribuan prajurit TNI telah dikerahkan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang menimbulkan kabut asap di Sumatera dan Kalimantan. Namun dengan jumlah tersebut, TNI masih kesulitan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan ini.

"Sudah ribuan prajurit TNI yang di kerahkan untuk Sumatera dan Kalimantan. Ada di Jambi, Sulsel, Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Selatan (Kalsel)," urai Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, ketika ditemui usai perayaan lari 10 kilometer (10K) hari jadi TNI yang ke-70‎ tahun di Silang Monas‎, Jakarta, Minggu (27/9/2015).

Dia mengakui, memang sangat sulit memadamkan kebakaran hutan dan lahan. Sebab, banyak kendala yang terjadi di lapangan pada saat prajurit memadamkan api.

‎Lahan yang susah dipadamkan, menurut dia, seperti di lahan gambut. Lantaran lahan gambut itu bisa memiliki kedalaman hingga 8 meter.

"Atas padam, dalamnya kering. Jadi baranya masih di bawah, jika dipadamkan, ada asap yang muncul," tutur dia.

Sesuai instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), TNI akan membangun kanal pemadaman api dari bawah. Langkah itu, lanjut dia, akan terus dijalankan dengan baik oleh prajurit TNI. 

"Ada pemadaman dari udara, tapi rekayasa hujan tidak terjadi jikalau tidak ada awan," kata dia.


(AZF)

Video /