Anggota DPRD Pukul Personel Intel Polresta Yogyakarta

Ahmad Mustaqim    •    29 September 2015 10:33 WIB
penganiayaan
Anggota DPRD Pukul Personel Intel Polresta Yogyakarta
Foto ilustrasi pemukulan. (MI/Ramdani)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Seorang anggota DPRD Kota Yogyakarta berinisial Dd diduga menganiaya anggota Intelijen Keamanan (intelkam) Polresta Yogyakarta. 

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Yogyakarta Kombes Pol Heru Muslimin mengatakan korban diketahui mengalami luka robek di bagian pelipis kanan akibat pukulan.

"Korban seorang anggota polisi inisial Ar, dan sudah melaporkan kejadian yang dialami ke Polresta," ujar Heru Muslimin saat dihubungi, Selasa (29/9/2015).

Peristiwa pemukulan terjadi pada Senin (28/9/2015) dini hari, sekitar pukul 02.15 WIB di parkiran Executive Club Hotel Inna Garuda, Jalan Malioboro.

Sebelum kejadian, kata Heru, yang bersangkutan sedang melakukan tugas pemantauan di sekitar lokasi penganiayaan.

Heru menjelaskan, menurut keterangan korban, sesaat sebelum kejadian, Ar sempat melihat keributan di depan parkiran hotel. Korban berhenti untuk membantu mengondisikan. Tanpa Ar ketahui, seseorang berinisial Dd, mencekik dan memukul korban.

"Pelaku membentak, mencekik, serta memukul korban. Saat dicekik, pelaku sempat tanya soal identitas korban. Tapi setelah ditanya itu langsung dipukul," jelasnya.

Beberapa saat setelah kejadian, korban melapor ke Polresta Yogyakarta. Polisi pun telah meminta keterangan dari korban dan beberapa saksi.

"Kita cari tahu apakah terjadi salah paham atau seperti apa. Kita masih dalami keterangan saksi-saksi," kata dia.

Sementara itu, Heru belum bisa memastikan pelaku merupakan anggota DPRD Kota Yogyakarta atau bukan. Pihaknya mengaku masih mendalami keterangan saksi-saksi.

Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Sujanarko mengaku belum mengetahui secara pasti info tersebut. Sebabnya, saat kejadian berlangsung, juga bersamaan dengan agenda rapat tiga pilar yang terdiri dari fraksi, partai politik, dan wakil wali kota di Hotel Rosalia Indah.

"Jadi kami tidak serta-merta langsung membenarkan informasi itu. Saya waktu itu beda tempat," ujarnya.

Untuk mencari kebenaran itu, Sujanarko akan lebih dahulu meminta Badan Kehormatan Dewan untuk melakukan penelusuran. "Kepastian benar atau tidak, kami cari tahu dulu. Lembaga ini kan lembaga politik, jangan sampai ada yang melakukan politisasi," pungkasnya.


(SAN)


Adam Lallana tak Dendam kepada Southgate
Timnas Inggris

Adam Lallana tak Dendam kepada Southgate

3 weeks Ago

Adam Lallana merasa Gareth Southgate sudah melakukan keputusan tepat dengan tidak memanggilnya …

BERITA LAINNYA
Video /