Laporan dari Amerika Serikat

Menlu Retno Tindaklanjuti Persiapan Kunjungan Presiden ke Inggris

Fajar Nugraha    •    29 September 2015 12:18 WIB
sidang majelis umum pbb 2015
Menlu Retno Tindaklanjuti Persiapan Kunjungan Presiden ke Inggris
Menlu Retno Marsudi dan Menlu Rep.Ceko (Foto: MTVN)

Metrotvnews.com, New York: Di sela-sela Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melakukan berbagai pertemuan bilateral dengan menlu dari negara sahabat.

Pertemuan bilateral ini diawali dengan pertemuan Menlu Retno dengan Menlu Bahrain Khalid bin Ahmed Al Khalifa. Dalam pertemuan tersebut, Indonesia mencari dukungan Bahrain atas rencana menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB (DK PBB).

"Kami juga membicarakan rencana Bahrain untuk membuka kedutaannya di Jakarta," tutur  Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, di Markas PBB di New York, (29/9/2015) waktu Amerika Serikat (AS).

Selain itu, Menlu Retno juga melakukan pertemuan bilateral dengan perwakilan Uni Eropa Federica Mogherini. Menlu menyuarakan keinginan Indonesia untuk memperoleh bebas visa untuk singkat ke wilayah Schengen. Dalam kesempatan itu, Mogherini menyampaikan banyak respons positif dari anggota UE menyangkut keinginan Indonesia.

Kemudian Menlu melakukan pertemuan dengan orang kedua dalam Kementerian Luar Negeri Inggris, Hugo Swire. Pembicaraan juga meliputi mencari dukungan atas keanggotan tidak tetap Indonesia di DK PBB dan juga rencana kunjungan Presiden Jokowi ke Negeri Ratu Elizabeth.

"Prinisipnya kami membahas rencana kunjungan Presiden ke Inggris, masih agak lama. Ini merupakan bentuk kunjungan balasan dari kunjungan PM Inggris David Cameron," lanjut Menlu.

Selain itu Menlu meminta kepada Swire agar Pemerintah Inggris untuk membuat tempat pelayanan visa di Jakarta. Selama ini, hub pelayanan visa berada di Manila, Filipina.

Sedangkan pertemuan Menlu Retno dengan Menlu Republik Ceko Lubomír Zaorálek, juga membahas permintaan dukungan bagi Indonesia dalam keanggotaan tidak tetap DK PBB periode 2019-2020. Kedua menlu turut memastikan akan menandatangani perjanjian bebas visa untuk pemegang paspor diplomatik dan dinas.

Sebelumnya, menlu juga melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu Arab Saudi Menlu Arab Saudi Adel al-Jubair. Keduanya membahas tragedi Mina dan juga penguatan hubungan kerja sama dengan Raja Salman yang memerintahkan menter-menterinya untuk berkunjung ke Indonesia setiap satu bulan sekali.


(FJR)