Pinjaman Gunakan Dolar AS Bebani Neraca Pembayaran Negara

Anggitondi Martaon    •    29 September 2015 16:19 WIB
utang luar negeridpr ads
Pinjaman Gunakan Dolar AS Bebani Neraca Pembayaran Negara
Antara Foto

Metrotvnews.com, Jakarta: Dolar Amerika Serikat sangat mendominasi rupiah dua tahun terakhir. Ketua Komisi VI DPR Hafizs Tohir mengatakan pinjaman menggunakan mata uang Negeri Abang Sam bisa menjadi beban neraca pembayaran negara.‎

‎"Untuk itu, sebaiknya saat ini kita tidak melakukan pinjaman luar negeri dalam bentuk US dolar," kata Hafizs di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Selasa (29/9/2015).

Politikus Partai Amanat Nasional tersebut menyarankan pemerintah menggunakan mata uang yang tidak terlalu progresif terhadap rupiah. "Misalnya Yen yang cenderung stabil," ujar dia.

Hafizs juga berharap pemerintah lebih aktif dalam counter trade dengan negara tujuan ekspor agar dapat memperkuat ekonomi dalam negeri.

‎"Alternatif terbaik untuk kondisi ekonomi RI yang lemah saat ini adalah counter trade dengan negara-negara tujuan ekspor Indonesia," kata Hafizs.


(TRK)