Komisi VI Bombardir Tiga Bank BUMN

Annisa ayu artanti    •    29 September 2015 18:05 WIB
bumndpr ads
Komisi VI Bombardir Tiga Bank BUMN
Gedung Parlemen. MI/SUSANTO

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi VI DPR-RI mempertanyakan pinjaman dana dari China Bank Development (CBD) sebesar USD3 miliar kepada tiga bank pelat merah yakni Mandiri, BNI, dan BRI. 

Hal itu dipertanyakan mulai dari Ketua Komisi VI DPR-RI yaitu Hafizh Tohir dan juga salah satu anggota Komisi VI dari fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Iskandar D Syaichu.

"Soal pinjaman ke Tiongkok itu untuk apa? Bagaimana mekanisme peminjamannya? Adakah syarat-syaratnya? Apa saja syaratnya. Adakah syarat khusus yang diminta pihak Tiongkok? Ini harus dijelaskan," kata Hafiz saat rapat dengar pendapat tentang pinjaman dana segar kepada 3 bank nasional, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2015).

Kemudian, pertanyaan muncul dari Iskandar, dia menanyakan jaminan seperti apa yang dijanjikan sehingga suatu saat tidak terjadi tukar guling kepemilikan saham Tiongkok di perbankan nasional.

"Apa jaminan pinjaman ini tidak menjadi salah satu skenario untuk memprivatisasi tiga bank yang sehat. Dan skenario untuk tukar guling kepemilikan saham Tiongkok di perbankan kita?" tanya Iskandar.

Menjawab hal itu, Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Jasa Konsultasi Kementerian BUMN Gatot Trihargo mengatakan pinjaman kepada tiga Bank BUMN ini semata adalah program jangka panjang pemerintah. 

Dana pinjaman tersebut nantinya akan digunakan untuk program pembiayaan infrastruktur dan merupakan tindaklanjut dari nota kesepahaman (Momerendum of Understanding/MoU) yang pernah ditandatangani Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Tiongkok pada Maret 2015. 

"Tidak ada jaminan untuk pinjaman tersebut. Dijamin enggak ada jaminan sama sekali," tegas Gatot.


(SAW)


Media Malaysia: Wartawan Vietnam Agen Mata-Mata?
Final Piala AFF 2018

Media Malaysia: Wartawan Vietnam Agen Mata-Mata?

15 hours Ago

Media Malaysia menurunkan tulisan tentang tingkah laku wartawan Vietnam selama Final Piala AFF …

BERITA LAINNYA
Video /