Minta Pembuktian Harta Terbalik, Ahok Dituding Pencitraan

Intan fauzi    •    29 September 2015 18:39 WIB
ahok-dprd
Minta Pembuktian Harta Terbalik, Ahok Dituding Pencitraan
Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama. (Foto:MI/Immanuel)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dituding melakukan pencitraan dengan meminta pejabat negara melakukan pembuktian terbalik atas harta yang dimiliki. Pasalnya, tidak ada aturan yang mengharuskan pejabat melakukan hal itu.
 
"Membuktikan kepada siapa? Kalau saya membuktikan kepada negara, saya bayar pajak. Kalau membuktikan kepada Anda, kewenangannya apa? Itu statement pencitraan, seolah-seolah bersih," kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (29/9/2015).
 
Ia mengungkapkan, anggota Dewan tidak pernah meminta pegawai negeri sipil (PNS) membuktikan harta kekayaannya. "Kami juga tidak minta pembuktian kepada eksekutif ketika TKD (Tunjangan Kinerja Daerah) pegawai negeri naik. Kami tidak minta pembuktian hartanya dari mana," kata politikus Gerindra itu.
 
Meskipun alasan Ahok untuk transparansi, toh Taufik tak melihat keterbukaan yang dimaksud DKI-1  ditujukan kepada siapa. "Atas nama Transparansi, saya bilang transparansi untuk siapa?" tanya Taufik.
 
Taufik menjelaskan, tidak ada regulasi yang mengatur soal pembuktian terbalik harta kekayaan. Ia enggan melakukan yang diusulkan Ahok. "Ada enggak ketentuannya harus publikasi duit saya kepada masyarakat? Saya bayar pajak loh, jangan dikira cuma pak Gubernur yang bayar pajak. Pajak itu bagian dari tranparansi kita pada masyarakat, di pajak ada harta benda kita. Kalau ada aturan yang mewajibkan publikasi (harta), ya saya publikasi," ujarnya.


(FZN)


Vietnam Juara Piala AFF 2018

Vietnam Juara Piala AFF 2018

2 days Ago

Vietnam sukses menekuk Malaysia 1-0 di lek kedua Final Piala AFF 2018. Hasil ini memastikan Vie…

BERITA LAINNYA
Video /