Terkait Pasangan Tunggal, Istana Apresiasi Putusan MK

Desi Angriani    •    29 September 2015 18:55 WIB
pilkada serentak
Terkait Pasangan Tunggal, Istana Apresiasi Putusan MK
Sekretaris Kabinet Pramono Anung. (Foto: MI/Panca)

Metrotvnews.com, Jakarta: Istana mengapresiasi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang membolehkan daerah dengan satu calon pasangan ikut pilkada serentak pada 9 Desember 2015. MK menyebut rakyat yang memiliki hak pilih cukup menyetujui atau tidak calon tunggal.
 
"Pemerintah mengapresiasi keputusan MK, ada jalan keluarnya," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (29/9/2015.
 
Pramono berharap, putusan ini ditindaklanjuti Komisi Pemilihan Umum (KPU) sehingga tidak ada kekosongan dari 269 kota/kabupaten/provinsi yang menjadi peserta Pilkada serentak. "Mudah-mudahan bisa ditindaklanjuti dalam sebuah aturan. Apakah dibuat seperti pemilihan kades (kepala desa) dengan bumbung kosong, itu akan diatur oleh KPU," katanya.
 
Menurut Pramono, keputusan MK sudah tepat. Putusan itu akan menghindari kekosongan kepala daerah. Pasalnya pelaksana tugas (Plt) tidak dapat menggunakan anggaran.
 
"Ini sebagai solusi, sebab yang namanya Plt tidak bisa menggunakan anggaran," kata politikus PDI Perjuangan ini.
 
Mahkamah Konstitusi sebelumnya mengabulkan permohonan uji materi soal calon tunggal dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota. MK memperbolehkan daerah dengan calon tunggal melaksanakan pemilihan kepala daerah serentak, pada Desember mendatang.
 
Selain itu, MK menimbang perumusan norma UU Nomor 8 tahun 2015, yang mengharuskan adanya lebih dari satu pasangan calon tidak memberikan solusi, yang menyebabkan kekosongan hukum.


(FZN)


Media Malaysia: Wartawan Vietnam Agen Mata-Mata?
Final Piala AFF 2018

Media Malaysia: Wartawan Vietnam Agen Mata-Mata?

15 hours Ago

Media Malaysia menurunkan tulisan tentang tingkah laku wartawan Vietnam selama Final Piala AFF …

BERITA LAINNYA
Video /