OJK Benarkan Ada Revisi Jumlah Emiten

Dian Ihsan Siregar    •    01 Oktober 2015 11:56 WIB
ojkemitenbeipasar modal
OJK Benarkan Ada Revisi Jumlah Emiten
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida (FOTO ANTARA/Yudhi Mahatma)

Metrotvnews.com, Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membenarkan adanya perubahan target jumlah emiten di pasar modal Indonesia pada 2015 ini, dari sebelumnya ditargetkan ada penambahan sebanyak 32 emiten. Perubahan target itu sejalan dengan situasi dan kondisi ekonomi yang tengah tidak menentu.

‎"Melihat situasi yang tidak baik, target itu perlu disesuaikan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), karena Indonesia mengalami tekanan," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida, ketika ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (1/10/2015).

Kendati demikian, Nurhaida berpendapat, tekanan terhadap laju perekonomian tidak hanya terjadi di Indonesia tapi juga terjadi di negara Asia lainnya. Bahkan, situasi dan kondisi perekonomian di Asia lebih parah bila dibandingkan dengan perekonomian Indonesia. 

"Tetapi intinya karena ada tekanan perekonomian kita, sehingga perlu penyesuaian. Karena penyesuaian itu dilakukan mengacu pada pengajuan anggaran dan target setiap tahunnya," ungkap dia.

Dengan keadaan ekonomi seperti sekarang ini, OJK mempersiapkan bursa untuk merevisi target jumlah emiten. Dalam hal ini, jumlah emiten yang akan di revisi diserahkan segala sesuatunya secara langsung kepada pihak bursa untuk menentukan berapa jumlah emiten di tahun ini.

"Target 32 diturunkan di tahun ini, untuk disesuaikan. Kami serahkan langsung target emiten tersebut ke bursa," tutup dia.

Sebelumnya, BEI merevisi target perusahaan yang akan melantai di pasar modal menjadi 21-22 emiten di tahun ini, angka itu lebih rendah ‎dari target awal tahun yang mencapai 32 emiten. "Target 32 di revisi bisa jadi 21-22 emiten, revisinya karena faktor global. Sebab, tidak ada orang bisa atur ekonomi negara sendiri," ungkap Direktur Utama BEI Tito Sulistio.


(ABD)