Tujuh Napi di Touna Positif Gunakan Narkoba di Dalam Penjara

   •    03 Oktober 2015 04:03 WIB
narkoba
Tujuh Napi di Touna Positif Gunakan Narkoba di Dalam Penjara
Ilustrasi. Petugas Direktorat Reserse dan Narkoba Polda Jateng menggeledah warga binaan dalam inspeksi mendadak (sidak) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (29/8) malam. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Metrotvnews.com, Touna: Tujuh narapidana (napi) Lapas kelas II B di Ampana ibukota Kabupaten Tojo Una-una (Touna) positif menggunakan narkoba berdasarkan tes urine yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) setempat. Diduga ketujuh napi itu mengkonsumsi narkoba di dalam penjara.

“Hasil tes urine yang kami laksanakan ditemukan ada tujuh orang narapidana positif diduga menggunakan narkoba,” kata Kepala BNN Touna Sunarko (2/10).

Sunarko mengatakan, tujuh napi yang diduga menggunakan narkoba tersebut, yaitu I, positif Benzodiazepines, MG positif Amphetamin Methapetamin, J positif Amphetamin Methapetamin, S positif Benzodiazepines, AA positif Benzodiazepines, T positif Methapetamin dan D positif Ampetamin. “Sementara untuk para petugas Lapas Ampana berdasarkan hasil tes urine oleh BNN Touna tidak ditemukan adanya penyalahgunaan narkoba,” jelas dia.

Dengan adanya rehabilitasi 100 ribu korban penyalahgunaan narkoba, kata dia, BNN bakal rehab rawat jalan terhadap narapidana penyalahgunaan narkoba tersebut. “Para narapidana penyalahgunaan narkoba akan rawat jalan di Lapas dengan mendatangkan dokter yang ditunjuk oleh BNN melakukan asesmen terhadap narapidana tersebut,” papar dia.

Sementara itu Kepala Lapas Abdul Wahid menyambut baik dengan kegiatan tes urine yang dilaksanakan BNN Touna yang merupakan program nasional. “Dengan ditemukan adanya narapidana yang positif sebagai penyalahgunaan narkoba, pihaknya akan semakin meningkatkan pengawasan terhadap narapidana tersebut sehingga tidak terkontakminasi bagi narapidana yang lainnya,” kata dia.

Dia juga mengatakan, aparat akan menindak tegas apabila ada oknum petugas yang terlibat memasukan narkoba kedalam lapas. Oknum petugas tersebut akan diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Dengan ditemukan narapidana yang positif sebagai penyalahgunaan narkoba, tentunya sebagai evaluasi bagi kami untuk semakin baik dalam pengawasan dan penjagaan terhadap narapidana,” kata dia. (Situr Wijaya)

 


(OGI)

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16
Timnas U-16

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16

1 day Ago

Terhitung dari 17 kali penyelenggaraan yang sudah berlangsung. Indonesia hanya mampu lolos ke p…

BERITA LAINNYA
Video /