Ahok Serahkan Pungli Pemakaman ke Polisi

Damar Iradat    •    05 Oktober 2015 18:08 WIB
pungli
Ahok Serahkan Pungli Pemakaman ke Polisi
Ilustrasi TPU (Foto: MI/Arya)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemeritah Provinsi DKI Jakarta akan menyerahkan kasus pungutan liar yang kerap terjadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Rangon ke polisi. Tiap oknum yang tertangkap tangan akan dikenakan kasus pemerasan.
 
Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, pihaknya menyiapkan sistem baru agar tidak ada lagi pungli di TPU. Selain memecat, pekerja harian lepas (PHL) yang membandel akan dihukum pidana.
 
"Saya sedang buat sistem. PHL saja berani tipu-tipu, kita penjarain saja yang model gitu," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (5/10/2015).
 
Menurut Ahok, sikap tegasnya yang suka memecat oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) mulai tak mempan. Ia akan kerja sama dengan polisi untuk memenjarakannya.
 
"Sudah banyak yang dipecat saja masih banyak yang bandel. Sekarang saya mau gunakan cara lain. Dipenjarakan saja, kita laporkan lakukan pemerasan," ujarnya.
 
Ahok mengaku sudah bicara dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian. Tito menyanggupi permintaannya. "Tadi ketemu Kapolda, dia bisa proses. Kita bisa punya tangkapan banyak ini," katanya.


(FZN)


Video /