KONI Sayangkan Sikap Tim Transisi yang Melarang Pertandingan Pra-PON Sepak Bola

Rendy Renuki H    •    06 Oktober 2015 14:28 WIB
pon 2016
KONI Sayangkan Sikap Tim Transisi yang Melarang Pertandingan Pra-PON Sepak Bola
Ketua Umum KONI, Tono Suratman (Foto: FOTO ANTARA/Puspa Perwitasari)

Metrotnews.com, Jakarta: Komite  Olahraga Nasional Indonesia (KONI) menyayangkan sikap Tim Transisi yang melarang penyelenggaraan Pra-PON XIX Jawa Barat cabang sepak bola. Tim yang diketuai Bibit Samad Rianto dinilai hanya merusak pesta olahraga nasional yang akan digelar 2016 mendatang.

Hal itu terjadi setelah sejumlah laga perdana di beberapa zona gagal dimainkan akibat surat edaran dari Tim Transisi nomor 175/TT-KEMENPORA/IX/2015. Surat tersebut ditujukan kepada seluruh Asprov PSSI dengan tembusan Mabes Polri yang berisi bahwa Asprov harus tunduk di bawah supervisi Tim Transisi.

Di Kalimantan Selatan, laga terpaksa dibatalkan jelang kick-off setelah Kepolisian Daerah (Polda) setempat menarik surat rekomendasi karena mendapat instruksi dari Mabes Polri. Tak hanya Kalimantan, zona Bali yang semula akan melakukan kick-off Senin 5 Oktober kemarin juga mendapat hal serupa.

"KONI sangat prihatin dengan hal ini. Kami kecewa adanya campur tangan Tim Transisi dalam pelaksanaan Pra-PON sepak bola. Apalagi pengaturan jadwal Pra-PON sudah diatur oleh PB PON dan KONI. Sikap tim Transisi jelas menyalahi aturan. Tim Transisi tidak seharusnya berada dalam PON karena memang mereka tidak termasuk dalam organisasi Pra-PON," ungkap Ketua KONI Pusat, Tono Suratman.

"Tim Transisi juga sudah merusak jadwal pertandingan dan itu sangat tidak baik dalam pembinaan prestasi ke depan. Intervensi ini sudah terlalu jauh. Apakah mereka ingin sepak bola tidak dipertandingkan di PON nanti? Ini akan menjadi sejarah buruk kalau sampai sepak bola tidak dipertandingkan di PON. Dan KONI tidak mau hal itu terjadi,” sambungnya.

Apabila setiap Asprov di tiap daerah tak mengindahkan keinginan Tim Transisi, pada 8 Mei 2015 maka tim akan mengambil tindakan hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Alhasil, korban pertama berada di zona Kalimantan yang akan melakukan babak kualifikasi, Minggu (4/10/2015) lalu.



(ACF)

Pique Berharap Jumpa City di Liga Champions
Liga Champions 2017--2018

Pique Berharap Jumpa City di Liga Champions

4 hours Ago

Bek Barcelona Gerard Pique berharap timnya bisa bertemu Manchester City di Liga Champions musim…

BERITA LAINNYA
Video /