FIFA

Kandidat Presiden FIFA Chung Moon Terancam Diskors

Alfa Mandalika    •    06 Oktober 2015 14:59 WIB
fifa
Kandidat Presiden FIFA Chung Moon Terancam Diskors
Chung Mong-Joon. (Foto: AP/Francois Mori)

Metrotvnews.com, Seoul: Calon kuat Presiden FIFA asal Korea Selatan Chung Mong Joon terancam diskors oleh Komite Etik FIFA yang mempermasalahkan soal kampanye Chung. Namun, Chung menepis tudingan bahwa dirinya melakukan kesalahan dan berjanji bakal meneruskan perjuangannya untuk memimpin otoritas tertinggi sepak bola dunia.

Berbicara pada konferensi pers di Seoul pada Selasa 6 Oktober, Chung membacakan pernyataan sebanyak sembilan halaman, berisi tudingan-tudingan kepada dirinya, yang disebutnya sebagai taktik "untuk mencegah ia mencalonkan diri sebagai presiden FIFA." Chung mengatakan dakwaan-dakwaan terhadapnya dialamatkan kepada "dukungannya untuk pencalonan Korsel sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 ketika ia meluncurkan program Global Football Fund (GFF).

Chung mengatakan proposal-proposalnya sejalan dengan peraturan-peraturan FIFA dan telah diperiksa dan dinyatakan bersih, namun ia menjadi target karena dirinya mencalonkan diri sebagai presiden FIFA.

"Alasan fundamental mengapa saya diincar adalah bahwa saya berhadapan langsung dengan struktur kekuatan yang eksis di FIFA," kata Chung.

Chung berjanji akan melawan dakwaan-dakwaan itu, sambil menambahi, "tentu saja, saya akan menang dan mempertahankan diri." Pada November, nama Chung masuk dalam laporan Komite Etik FIFA terkait proses pencalonan untuk Piala Dunia 2018 dan 2022, di mana Korsel mencalonkan diri sebagai tuan rumah.

Laporan itu menyusul investigasi yang dipimpin pengacara AS Michael Garcia dan memeriksa surat-surat yang dikirimkan Chung, pada akhir 2010, kepada anggota-anggota Komite Eksekutif mengenai proposal untuk membentuk "Global Football Fund" untuk pengembangan sepak bola.

"Menurut surat-surat itu, Korea berniat meningkatkan 777 juta dolar dari 2011 untuk membangun infrastruktur sepak bola yang baru dan merenovasi fasilitas-fasilitas yang sudah ada," kata laporan itu, yang menambahi bahwa dana tersebut terkait dengan upaya Korsel menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.

Chung, miliarder berusia 63 tahun yang sebelumnya menjabat wakil presiden FIFA, secara formal mengumumkan pada Agustus bahwa dirinya mencalonkan diri sebagai kandidat presiden FIFA.  Chung juga sedang  melancarkan kritik keras terhadap Sepp Blatter, yang memimpin FIFA selama 18 tahun terakhir dan belakangan menjadi fokus pada investigasi kriminal.

Chung mengatakan pada awal kampanyenya bahwa ia mencemaskan Blatter akan menyabotase pencalonannya, menyebut Komite Etik sebagai 'tukang pukul' Blatter.

"Bahaya sebenarnya adalah bahwa mereka bukan hanya menyabotase pencalonan saya. Mereka menyabotase pemilihan FIFA dan FIFA itu sendiri," kata Chung. (Reuters)


(ACF)

Pique Berharap Jumpa City di Liga Champions
Liga Champions 2017--2018

Pique Berharap Jumpa City di Liga Champions

4 hours Ago

Bek Barcelona Gerard Pique berharap timnya bisa bertemu Manchester City di Liga Champions musim…

BERITA LAINNYA
Video /