Pembunuhan Anak dalam Kardus

Kak Seto: Rumah Korban Bukan Tempat Wisata

Wanda Indana    •    06 Oktober 2015 15:28 WIB
mayat bocah dalam kardus
Kak Seto: Rumah Korban Bukan Tempat Wisata
Dewan Konsultatif Nasional Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Seto Mulyadi dikrumuni warga (Foto:MTVN/Wanda Indana)

Metrotvnews.com, Jakarta: Dewan Konsultatif Nasional Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Seto Mulyadi menyayangkan keberadaan warga yang berkerumun di rumah orang tua PNF, 9, korban pembunuhan dan pelecehan seksual di Kalideres. Kehadiran mereka hanya memperburuk psikologis keluarga korban.
 
Di rumah duka, Kak Seto memberikan dukungan moril kepada Ida, ibu PNF. Kondisi kejiwaan Ida masih labil.
 
"Kondisi berat. Jangan ada yang berbondong-bondong masuk ke dalam. Itu mengingatkan kembali. Begitu berbondong jadi teringat kembali. Ini bukan tempat wisata. Harus betul dari warga yang berkunjung (duka)," kata Kak Seto di rumah duka, Jalan Sahabat,  RT05 RW06 Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (6/10/2015).
 
Saat mengunjungi rumah duka, Kak Seto dicegat oleh warga terutama ibu-ibu yang hendak berfoto dan berjabat tangan. Kak Seto tampak memasang senyum meski harus desak-desakan menembus kerumunan warga untuk menuju rumah duka. Ibu-ibu tak peduli kalau Kak Seto sudah ditunggu.
 
Sekira pukul 13.00 WIB, Kak Seto berserta rombongan dari KPAI dan Mabes Polri meninggalkan rumah duka. Dia mengingatkan, agar warga jangan terlalu sering mengunjungi rumah duka.


(FZN)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

2 days Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /