Ahok Minta DPR Tak Masalahkan Lahan Kemayoran

LB Ciputri Hutabarat    •    07 Oktober 2015 12:17 WIB
wisma atlet jakarta
Ahok Minta DPR Tak Masalahkan Lahan Kemayoran
Lahan di kemayoran yang akan digunakan untuk bangun wisma atlet. (Foto:MI/Soleh)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum bisa memulai pembangunan wisma atlet Kemayoran untuk Asian Games 2018. Selain anggaran, pembangunan terkendala proses di birokrasi.
 
Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, ada dua faktor yang membuat pembangunan terhambat. "Kendalanya masalah anggaran dan waktu birokrasi," kata pria yang akrab disapa Ahok itu di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2015).
 
Ahok menjelaskan, anggaran menjadi masalah karena Komisi II DPR belum memberikan izin pembangunan infrastruktur di daerah Kemayoran. Padahal, aset negara itu telah dihibahkan pemerintah pusat kepada Pemprov DKI Jakarta.
 
"Kami mau ground breaking jadi terhambat. DPR Komisi II enggak kasih. Nanti kami ribut lagi. Dulu saya panja (panitia kerja) aset negara. Tapi enggak pernah ada masalah," ujar Ahok.
 
Kendati demikian, Ahok memastikan tetap membangun wisma atlet. Setelah Asian Games 2018 selesai, wisma atlet itu akan diubah menjadi Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa).
 
"Kami sudah buat draft perjanjian kepada Setneg. Kami jamin itu (lahan) untuk rusunawa. Bukan rusunami yang dibangun untuk pegawai yang enggak mampu beli rumah di Jakarta," katanya.


(FZN)

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%
Jelang Chelsea vs Barcelona

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%

10 hours Ago

Pelatih Chelsea Antonio Conte tidak memungkiri bahwa laga melawan Barcelona akan jadi laga yang…

BERITA LAINNYA
Video /