Junivert Minta Peradilan Mandra Dihentikan Sementara

Meilikhah    •    07 Oktober 2015 12:50 WIB
kasus korupsi
Junivert Minta Peradilan Mandra Dihentikan Sementara
Junivert Girsang di Bareskrim Polri----MTVN/Meilikhah

Metrotvnews.com, Jakarta: Penasihat hukum Komedian Mandra Naih, Junivert Girsang, meminta Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang mengadili perkara dugaan korupsi kliennya untuk menghentikan sementara proses peradilan yang sudah berjalan. Sebab, Polri sudah menahan pihak yang diduga menjadi pemalsu tanda tangan Mandra dalam kasus tersebut.

"Kami minta kepada pengadilan, supaya sementara ini dihentikan dulu proses peradilannya. Sementara proses pemalsuan yang menjadi delik utama bahwa Mandra dianggap merugikan negara harus diproses lebih dulu," kata Juniver, di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (7/10/2015).

Junivert menerangkan, alasan ini terkait dengan nasib sang klien. Dia menyebut, Kejaksaan Agung sudah melakukan tindakan yang salah dengan membawa Mandra ke Pengadilan Tipikor.

"Kejaksaan menurut kami ini error in personal, salah orang karena apa? Karena yang memalsukan dan mengajukan proposal itu bukan Mandra," lanjut dia.

Lantaran itu, Junivert mengaku, akan membawa kabar penangkapan terhadap Andi Diansyah, selaku pihak yang diduga memalsukan tanda tangan Mandra, ke Kejaksaan. Supaya, kejaksaan bisa berkoordinasi dengan Kepolisian.  

"Kami akan sampaikan secara resmi ke Kejaksaan bahwa agar berkoordinasi dengan kepolisian supaya bisa menemukan pembuktian materil sehingga tidak mengorbankan Mandra lebih lanjut," katanya.

Mandra Naih sebelumnya didakwa melakukan tindak pidana korupsi yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp12 miliar. Kerugian itu didapat dalam pengadaan program siap siar di LPP TVRI yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun 2012.

Mandra selaku Direktur Utama Viandra Production diduga melakukan penggelembungan harga tiga paket program siar dari PT Viandra Production untuk disiarkan di TVRI hingga membuat dia untung Rp1,4 miliar.

Namun belakangan, Mandra berdalih dirinya ditipu lantaran ada tanda tangannya yang dipalsukan. Pemalsuan diduga dilakukan saat Mandra meminta Andi mengurus dokumen lelang yang akan diajukan PT Viandra dalam lelang terkait launching 'Acara Baru Kemasan Baru' dan '50 Tahun Emas TVRI'.


(TII)

Bakal Bereuni dengan Juventus, Begini Perasaan Llorente
Tottenham Hotspur 2017--2018

Bakal Bereuni dengan Juventus, Begini Perasaan Llorente

1 hour Ago

Babak 16-besar Liga Champions 2017 -- 2018 akan terasa istimewa bagi striker Tottenham Hotspur …

BERITA LAINNYA
Video /