Politikus PDIP: Revisi UU KPK Disesuaikan Perkembangan Zaman

Damar Iradat    •    08 Oktober 2015 09:44 WIB
dpr adsrevisi uu kpk
Politikus PDIP: Revisi UU KPK Disesuaikan Perkembangan Zaman
KPK. Foto: Panca Syurkani/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Usulan revisi Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus bergulir. Usulan itu menimbulkan kontroversi. Draf yang memuat pasal-pasal hasil revisi maupun pasal baru menciptakan polemik.

Namun, menurut salah seorang pengusul revisi UU KPK Risa Mariska revisi tersebut adalah upaya penyesuaian UU KPK dengan perkembangan zaman. Menurut anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut, UU KPK perlu diperbaharui mengikuti era dan modus kejahatan korupsi.

"UU KPK ini kan dari 2002 sampai 2015, sudah harus ada beberapa pasal yang disesuaikan perkembangan zaman," kata Risa dalam dialog Bincang Pagi di Metro TV, Kamis (8/10/2015).

Salah satu pembaharuan yang dimaksud Risa yakni pengaturan KPK yang mengusut kasus korupsi di atas Rp50 miliar. Hal tersebut tercantum dalam Pasal 13 draf revisi UU KPK.

"Contoh, ketika bicara nilai kerugian negara. Kerugian negara di UU itu sebelumnya bernilai Rp1 miliar kalau direvisi Rp50 miliar kenapa? Karena Rp1 miliar ini sudah sedikit," kata dia.

Dalam penilaian Risa, nilai kerugian dari kasus korupsi saat ini sudah lebih dari Rp1 miliar. Maka dari itu, perubahan pasal tersebut merupakan kewenangan yang sangat istimewa yang diberikan kepada KPK.

Enam fraksi di DPR mengusulkan soal revisi UU KPK. Fraksi-fraksi tersebut adalah, PDI Perjuangan, Golkar, PPP, Nasdem, PKB, dan Fraksi Hanura. Rancangan RUU KPK itu disampaikan saat rapat Badan Legislasi DPR, pada Selasa 6 Oktober 2015.


(KRI)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

1 day Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /