Bawaslu Waspadai Incumbent Gunakan Dana Desa untuk Politik Uang

Yogi Bayu Aji    •    08 Oktober 2015 16:03 WIB
pilkada serentak
Bawaslu Waspadai <i>Incumbent</i> Gunakan Dana Desa untuk Politik Uang
Foto: Ilustrasi/Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Muhammad mewaspadai politik uang di Pemilu serentak 2015. Pasalnya, dia menilai, bukan tak mungkin dana desa yang digelontorkan justru digunakan untuk merauk suara.

"Kemungkinan korupsi politik dalam pilkada saat bersamaan anggaran desa dalam jumlah besar digelontorkan. Pada saat bersamaan sebagian besar incumbent ikut lagi," kata Muhammad di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (8/10/2015).

Menurut dia, Bawaslu menyiapkan segala hal agar upaya penggunaan dana desa tidak terjadi. Salah satunya, dengan meneken Memorandum of Understanding (MoU) dengan KPK.

"Kita mengantisipasi jangan sampai anggaran itu jadi korupsi politik," jelas dia.

Dalam program bertajuk "Pilkada Berintegritas", dia menjelaskan Pimpinan KPK Taufiequrachman Ruki Cs siap membantu Bawaslu. Dia pun berharap, dana desa aman dari tangan nakal peserta pemilu.

"Kita sampaikan pentingnya Pilkada Berintegritas dikawal oleh Bawaslu dan KPK," ucap dia.

Diketahui, daerah-daerah tengah sibuk mencairkan dana desa sekitar Rp1,4 miliar per desa. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Ja’far bahkan menerbitkan surat edaran untuk mempermudah pencairan dana desa dari kabupaten ke desa.


(MBM)

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16
Timnas U-16

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16

1 day Ago

Terhitung dari 17 kali penyelenggaraan yang sudah berlangsung. Indonesia hanya mampu lolos ke p…

BERITA LAINNYA
Video /