AQUA Danone Nations Cup 2015

Indra Sjafri Siap Asah Mental Wakil Indonesia di AQUA Danone Nations Cup 2015

Aditya Mahatva Yodha    •    08 Oktober 2015 18:14 WIB
kemenpora ads
Indra Sjafri Siap Asah Mental Wakil Indonesia di AQUA Danone Nations Cup 2015
Indra Sjafri siap melatih SSB Banteng Muda Malang yang akan mewakil Indonesia di ajang AQUA Danone Nations Cup 2015 di Maroko (Foto: MTVN/Aditya Mahatva Yodha)

Metrotvnews.com, Malang: Pelatih Bali United, Indra Sjafri siap menjalankan tugasnya untuk mendampingi SSB Banteng Muda Malang sebagai perwakilan Indonesia di ajang AQUA Danone Nations Cup (DNC) 2015 yang akan digelar di Maroko.

Indra Sjafri dipilih untuk menggantikan Jacksen F Tiago. Mantan pelatih Timnas U-19 itu menyatakan siap membantu anak-anak Indonesia yang berusia 10-12 tahun bersaing dengan tim-tim lain dari berbagai belahan dunia.

Sebelum tampil, Indra akan lebih dulu menggembleng pasukannya dalam pelatihan yang akan digelar di Batu, Malang,  7 - 17 Oktober mendatang. Pada training camp ini, Indra akan menitikberatkan pada kemampuan individu dan kerja sama tim.

Selain itu, ia juga akan mengasah mental anak asuhnya, karena menurutnya ini adalah pengalaman pertama merasakan atmosfer pertandingan internasional, sehingga mental juga harus disiapkan.

"Training camp kali ini untuk memoles kemampuan individu seperti passing dan dribling, pemahaman strategi, dan juga kemampuan team work seperti positioning, set-play, dan juga skema permainan," terang Indra Sjafri saat konferensi pers di Hall Hisbiscus Kusuma Agrowisata Hotel, Kota Batu, Jawa Timur, Kamis (8/10/2015).

Soal target, Indra enggan memasang target muluk. Baginya, yang utama adalah anak-anak bermain bagus, tanpa memikirkan target menjadi juara.

"Memberikan semangat kompetitif dari negara-negara lain itu jauh lebih berharga bagi anak-anak. Kalau yang lain-lain itu hanya bonus," ujar pelatih yang juga merangkap sebagai pelatih di Bali United Pusam tersebut.

Hal serupa dikatakan Menpora Imam Nahrawi yang juga hadir dalam acara tersebut. Ia menyatakan, para pemain tidak bisa dibebankan untuk menang, namun nilai pelajaran dan pengalaman itu yang sangat berharga buat para pemain.

"Ini adalah momentum untuk mengasah mereka pada pertandingan dunia. Hasilnya itu adalah bonus," ujar Imam Nahrawi dalam sambutannya. 


(ACF)

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16
Timnas U-16

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16

2 days Ago

Terhitung dari 17 kali penyelenggaraan yang sudah berlangsung. Indonesia hanya mampu lolos ke p…

BERITA LAINNYA
Video /