Mobil Bekas

Ekonomi Belum Normal, Omset Penjualan Mobil Bekas Menurun

Ekawan Raharja    •    09 Oktober 2015 16:52 WIB
mobil bekas
Ekonomi Belum Normal, Omset Penjualan Mobil Bekas Menurun
Pasar mobil bekas juga mengalami penurunan seiring pelemahan ekonomi. ANTARA/Eric Ireng

Metrotvnews.com, Jakarta: Meski mengalami penguatan ekonomi akhir-akhir ini, namun secara keseluruhan ekonomi Indonesia masih terbilang lemah. Kondisi ini nyatanya tidak hanya berimbas pada Agen Pemegang Merek (APM), tetapi juga para pedagang mobil bekas.

Yuda Yus Prasanto, Pemilik Diptayuda Mobil, menjelaskan bahwa pelemahan ekonomi juga dirasakan cukup besar para pedagang mobil bekas. Dia mengakui bahwa penjualan mobil bekas menurun dalam beberapa waktu ini. "Penjualan mobil menurun, tidak cuma mobil baru. Kan daya beli juga turun," terang Yuda saat di bilangan Jatiwaringin Bekasi.

Hal lain yang semakin menyulitkan langkah para pedagang mobil bekas adalah kebijakan kebijakan down payment (dp) rendah pada kendaraan baru. Tentunya strategi ini turut memancing orang untuk lebih memilih kendaraan baru ketimbang bekas. Sehingga penjualan mobil bekas semakin sesak.

Saat ini nilai tukar Rupiah terhadap Dollar di angka Rp13.402. Beberapa pekan sebelumnya, Rupiah tak berdaya dari Dollar dengan nilai tukar mencapai Rp14.200. Semoga dalam beberapa waktu kedepan terdapat beberapa kebijakan yang membuat kondisi ekonomi bangsa bisa lebih baik.


(UDA)


Piala AFF 2018: Malaysia Terhindar dari Kekalahan atas Vietnam
Leg I Final Piala AFF 2018

Piala AFF 2018: Malaysia Terhindar dari Kekalahan atas Vietnam

1 day Ago

Malaysia terhindar dari kekalahan atas Vietnam pada leg pertama babak final Piala AFF 2018, Sel…

BERITA LAINNYA
Video /