Copet Jemaah Haji di Serang Babak Belur Dihajar Massa

Batur Parisi    •    09 Oktober 2015 16:38 WIB
copet
Copet Jemaah Haji di Serang Babak Belur Dihajar Massa
Munus Samkar, saat diinterogasi petugas Kepolisian Resor (Polres) Serang, Banten, Kamis (8/10/2015). MTVN/Batur Parisi

Metrotvnews.com, Serang: Munus Samkar, pria asal Kecamatan Kranji, Kota Bekasi Barat, Jawa Barat, dikeroyok massa lantaran terpergok hendak mengambil telepon seluler (ponsel) milik seorang haji asal Serang, Banten, Azkia.  Munus, merupakan pedagang asongan yang beraksi di tengah acara penyambutan kepulangan jemaah haji Kloter 14 Serang di Kantor Wali Kota Serang, Kamis 8 Oktober 2015.

Peristiwa bermula saat pelaku hendak mengambil sebuah ponsel dari tas Azkia yang baru saja turun dari bus rombongan. Nahas, ponsel itu jatuh dan diketahui korban sehingga pelaku diteriaki maling.

"Ia menarik HP (Handphone) dan HP itu terjatuh. Tersangka langsung mengambil HP tersebut dan langsung melarikan diri," kata salah satu petugas dari Kepolisian Resor (Polres) Serang, Aiptu Hari, kepada Metrotvnews.com, Kamis (8/10/2015).

Saat hendak melarikan diri, Munus terkepung oleh anggota keluarga korban. Dia pun menjadi bulan-bulanan massa hingga babak belur.

"Keluarga korban yang datang menjemput mengetahui aksi pelaku," ujar Hari.

Beruntung, polisi yang berada di lokasi langsung mengamankan pelaku dari amukan massa. Saat diinterogasi, Munus tak mengakui perbuatannya.

"Saya lagi berdiri. Terus ada orang kehilangan HP saya yang dituduh," kata Munus kepada petugas.

Akibat diamuk massa, pria kelahiran Jakarta 10 Juni 1970, itu mengalami luka parah di bagian kepala. Pelaku langsung dibawa ke Markas Polres Serang untuk dimintai keterangan.


(SBH)