Sindikat Penyelundupan Lobster seperti Jaringan Narkoba

Ahmad Mustaqim    •    10 Oktober 2015 15:50 WIB
penyelundupan
Sindikat Penyelundupan Lobster seperti Jaringan Narkoba
Petugas Stasiun KIPM menunjukkan bibit lobster hasil penyelundupan. Foto: MTVN/Ahmad Mustaqim

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Kurang dari satu minggu, dua peristiwa penyelundupan lobster, tepatnya 1 dan 6 Oktober, di Bandara Adisutjipto Yogyakarta berhasil digagalkan. Bahkan, penyelundupan bibit lobster pada 6 Oktober merupakan penyelundupan lobster terbesar mencapai 320 ribu ekor dengan nilai Rp5,44 miliar.

Kepala Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (KIPM) Kelas 1 Yogyakarta, Suprayogi mengatakan sistem jual-beli penyelundupan lobster memakai sistem putus. Pembeli, katanya, menyewa mobil untuk kemudian mengambil tangkapan lobster yang kemudian dibawa kargo.

"Kata kepolisian, sistem ini seperti jaringan narkoba. Pembeli tidak saling berkaitan. Mereka memakai sistem putus," kata Suprayogi ketika dihubungi Metrotvnews.com, Sabtu (10/10/2015).

Suprayogi menduga, jaringan penyelundupan itu juga terhubung di beberapa kota besar di Indonesia. Menurutnya, selain di Yogyakarta, Semarang, Surabaya, dan Bandung juga memiliki keterkaitan dengan penyelundupan lobster itu. "Kami menduga, jaringan penyelundupan di beberapa kota besar memiliki keterkaitan," ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya terus mengintensifkan pengamanan bersama petugas keamanan bandara dan kepolisian. Sebab, penyelundupan yang terjadi akhir-akhir ini tergolong bernilai besar.

"Penyelundupan selama ini tujuannya Singapura. Dugaan kami, Singapura hanya tempat transit dan Vietnam menjadi tujuan akhir," ucapnya.

Sebelumnya, KIPM Kelas 1 Yogyakarta bersama petugas keamanan Bandara Adisutjipto menggagalkan bibit lobster pada 6 Oktober. Bibit lobster yang dikemas ke dalam enam koper besar itu berisi 320 ribu ekor bibit lobster dengan nilai Rp5,44 miliar.

Polisi menetapkan dua orang tersangka dalam kasus itu. Sementara, sopir mobil yang mengantar dibebaskan.

Pada Kamis, 8 Oktober, ratusan ribu bibit lobster itu sudah dilepasliarkan kembali di Pantai Sepanjang, Gunungkidul.


(UWA)

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%
Jelang Chelsea vs Barcelona

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%

1 hour Ago

Pelatih Chelsea Antonio Conte tidak memungkiri bahwa laga melawan Barcelona akan jadi laga yang…

BERITA LAINNYA
Video /