Perpaduan Beragam Seni dalam Pertunjukan Wayang Bocor

Putu Radar Bahurekso    •    11 Oktober 2015 13:12 WIB
kultur
Perpaduan Beragam Seni dalam Pertunjukan Wayang Bocor
Pertunjukan Wayang Bocor (Foto:Metrotvnews.com/Putu Radar B)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pertunjukan Wayang Bocor menampilkan gabungan-gabungan elemen dalam seni pertunjukan.

Tidak hanya seni pewayangan, juga banyak seni pertunjukan lain yang diadaptasi ke dalam pertunjukannya.

Hal ini dilakukan karena anggotanya berasal dari berbagai latar belakang seni berbeda.

"Wayang Bocor konsep awalnya campur. Jadi, pada awalnya memang menggabungkan elemen seni tradisional. Setiap seniman yang tergabung membawa elemennya masing-masing. Ada wayang, ada unsur teater, ada ketoprak, dagelan, dan dangdutan," ujar pendiri Wayang Bocor, Eko Nugroho, ketika ditemui di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta Pusat, Sabtu (10/10/2015).



Pertunjukan wayang ini berkonsep terbuka, sehingga penonton bisa menikmati pertunjukan tanpa terhalang layar.

"Itulah arti 'bocor' dalam nama kita. Kita bisa tampil tanpa harus mepet ke tembok. Jadi, penonton bisa nonton dari segala arah. Kita sering kali berimprovisasi di panggung dengan membuat candaan-candaan baru di panggung, tapi enggak keluar dari arahan naskah," jelas Eko.

Meski menampilkan pertunjukan dengan gabungan unsur-unsur berbagai macam seni, unsur seni pewayangan yang menjadi intinya tidak ditinggalkan.

"Inspirasi utama kita dari wayang tradisi. Itu karena kegelisahan kita melihat wayang yang sudah semakin ditinggalkan. Pakem-pakem dalam wayang tetap kita pertahankan, seperti permainan bayangan. Ada juga punokawan. Namun dalam pertunjukan, kita selalu buat pertunjukan lebih bocor atau terbuka sehingga lebih cair dan fun," tutur Eko.


(ROS)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

2 days Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /