Usai Paket Kebijakan Ekonomi III, Indeks Naik 9,07% ke Level 4.589

Dian Ihsan Siregar    •    11 Oktober 2015 16:06 WIB
pasar modal
Usai Paket Kebijakan Ekonomi III, Indeks Naik 9,07% ke Level 4.589
BEI. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Metrotvnews.com, Jakarta: Jelang dan pasca pengumuman Paket Kebijakan Ekonomi Jilid III oleh Pemerintah Republik Indonesia, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak positif.

Selama periode 5 Oktober 2015 hingga 9 Oktober 2015, IHSG mengalami penguatan 9,07 persen ke level 4.589, bila dibandingkan penutupan pekan sebelumnya di level 4.207.

"Reaksi positif pelaku pasar juga ditunjukkan melalui rata-rata nilai transaksi harian di Bursa Efek Indonesia yang kembali meningkat 35,80 persen menjadi Rp6,65 triliun dari Rp4,89 triliun pada sepekan sebelumnya," kata Sekretaris Perusahaan BEI Irmawati Amran dalam siaran pers yang diterima Metrotvnews.com, Minggu (11/10/2015).

Sejalan dengan tren positif tersebut, Irmawati menambahkan, rata-rata volume transaksi harian juga mengalami kenaikan 12,29 persen dan rata-rata frekuensi harian mengalami penguatan 27,03 persen.

Menurut dia, momentum positif penguatan IHSG juga sejalan dengan kembalinya dana investor asing yang mencatatkan beli bersih di pasar saham dalam lima hari terakhir. Selama sepekan terakhir, investor asing kembali mencatatkan net buy Rp2,26 triliun, meski secara tahunan aliran dana investor asing di pasar saham masih tercatat net sell Rp10,99 triliun.

Seperti diketahui pada Rabu 7 Oktober 2015, pemerintah mengumumkan Paket Kebijakan Ekonomi Jilid III untuk mengatasi dampak pelemahan ekonomi dunia yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Paket kebijakan ekonomi tersebut meliputi penurunan harga Bahan Bakar Minyak, kecuali untuk jenis Premium, dan LPG, penurunan harga gas untuk industri; penurunan tarif dasar listrik, kemudahan dan perluasan penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR), pemangkasan waktu perizinan Hak Guna Usaha dan Hak Guna Bangunan, serta beberapa aturan baru yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Beberapa aturan OJK tersebut adalah relaksasi ketentuan persyaratan kegiatan usaha dan penitipan valuta asing dan pengelolaan (trust) bank, peluncuran skema asuransi pertanian, revitalisasi industri modal ventura, pembentukan konsorsium berbasis ekspor dan ekonomi kreatif serta UMKM, pemberdayaan lembaga pembiayaan ekspor Indonesia, dan implementasi One Project Concept terkait kualitas kredit perbankan.


(SAW)

Valverde tak Yakin Fan Barcelona Mencintai Dirinya
Barcelona 2017--2018

Valverde tak Yakin Fan Barcelona Mencintai Dirinya

4 hours Ago

Ernesto Valverde enggan jemawa dengan start positif Barcelona musim ini.…

BERITA LAINNYA
Video /