Cannavaro Jadi Alasan Ranieri Hengkang dari Juventus

Hilman Haris    •    11 Oktober 2015 17:19 WIB
juventus 2015--2016
Cannavaro Jadi Alasan Ranieri Hengkang dari Juventus
Claudio Ranieri saat melatih Juventus (ALBERTO PIZZOLI / AFP)

Metrotvnews.com, Turin: Claudio Ranier pernah mengalami nasib nahas di Juventus. Walau pencapaiannya tak buruk, Ranieri dipecat sebelum Liga Italia Serie-A 2008--2009 rampung. Posisi Ranieri akhirnya diisi oleh pelatih tim muda La Vecchia Signora, Ciro Ferrara.

Ranieri akhirnya angkat bicara soal kejadian yang menimpanya enam tahun lalu. Menurut The Tinkerman, perselisihan dengan Direktur Olahraga Alessio Secco dan Manajer klub, Jean-Claude Blanc menjadi penyebab ia dilengserkan.

"Saya, Blanc, dan Secco tidak lagi sepakat soal manuver di bursa transfer. Awalnya kami sepakat untuk membahas pembelian dan penjualan pemain terlebih dahulu. Tapi tiba-tiba Blanc dan Secco melakukan manuver transfer sepengetahuan saya. Gara-gara kejadian itu, saya akhirnya memilih untuk hengkang. Saya merasa tak dihargai. Manajemen Juventus akhirnya memecat saya ketika Serie-A pada musim itu menyisakan dua laga," beber Ranieri.

Ranieri mengaku tidak setuju Juventus ketika Blanc dan Secco berencana mendatangkan salah satu bek hebat milik Italia, Fabio Cannavaro pada saat itu. Menurut Ranieri, pembelian Cannavaro tidak etis karena sang pemain justru meninggalkan La Vecchia Signora terjerembab ke Serie-B akibat skandal calciopoli pada 2006.

"Siapa pemain yang tak saya tolak untuk bergabung? Sekarang saya bisa mengatakannya. Pemain itu adalah Cannavaro. Ia pemain hebat. Tapi terasa aneh membelinya. Ia meninggalkan tim dan hengkang ke Real Madrid ketika tim terpuruk," kesal Ranieri.

"Cannavaro merupakan pesepak bola dengan kualitas bagus. Tapi ia bisa menimbulkan masalah di ruang ganti. Semua itu hanya pendapat saya. Bukan pendapat dari seluruh pemain," ujar Ranieri.

Performa Juventus di bawah arahan Ranieri terbilang apik. Usai promosi dari Serie-B, Ranieri sukses membawa Juventus bertengger di peringkat ketiga Serie-A 2007--2008. Semusim kemudian, Ranieri berhasil menempatkan La Vecchia Signira di posisi kedua klasemen. (Football Italia)


(HIL)

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%
Jelang Chelsea vs Barcelona

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%

5 hours Ago

Pelatih Chelsea Antonio Conte tidak memungkiri bahwa laga melawan Barcelona akan jadi laga yang…

BERITA LAINNYA
Video /