Revisi UU KPK

Demokrat: Kalau Pemerintah Tidak Setuju, Tidak Jadi UU

Githa Farahdina    •    12 Oktober 2015 11:08 WIB
revisi uu kpk
Demokrat:  Kalau Pemerintah Tidak Setuju, Tidak Jadi UU
Agus Hermanto--Metrotvnews.com/M Rodhi Aulia

Metrotvnews.com, Jakarta: Fraksi Partai Demokrat (PD) bertekad tidak setuju dengan draf revisi Undang-Undang tentang KPK yang berpotensi mengamputasi kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Partai berlambang bintang mercy ini berjanji akan menguatkan peran KPK.

"Seandainya nanti ada revisi, Demokrat pasti akan menguatkan KPK, bukan melemahkan," tegas Wakil Ketua DPR dari Fraksi PD Agus Hermanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (12/10/2015).

Hingga saat ini, pihaknya menilai RUU KPK belum dibutuhkan. Meskipun nanti Demokrat tak memiliki kewenangan membatalkan, pihaknya akan memberi usulan penguatan KPK. Toh, semua keputusan bergantung pada keputusan pemerintah. "Kalau misalnya pemerintah tidak setuju, ya tidak jadi UU," tambahnya.

Enam fraksi di DPR mengusulkan revisi UU KPK. Fraksi-fraksi tersebut adalah, PDI Perjuangan, Golkar, PPP, NasDem, PKB, dan Hanura. Rancangan RUU KPK itu disampaikan saat rapat Badan Legislasi DPR, pada Selasa 6 Oktober 2015.

Pengusul terbanyak dari Fraksi PDI Perjuangan, yakni 15 anggota, diikuti NasDem 12 anggota, Golkar sembilan anggota, PPP lima anggota, Hanura tiga anggota dan PKB dua anggota.

Pelaksana Tugas Pimpinan KPK Indriyanto Seno Adji menyayangkan bunyi Pasal 73 di draf revisi Undang-Undang tentang KPK. Pasal 73 revisi UU KPK berbunyi "Undang-Undang ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan dan berakhir setelah 12 tahun sejak diundangkan."

Indriyanto mengatakan, jika pasal ini disahkan sebaiknya KPK dibubarkan. "Kalau pasal ini tetap ada, lebih baik KPK dibubarkan saja," kata Indriyanto di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu 7 Oktober 2015.

Indriyanto menyatakan KPK tak akan tinggal diam bila nantinya revisi UU memasukan pasal yang justru melemahkan KPK ini. "Kita akan menempuh langkah-langkah yang secara hukum dibenarkan," kata dia.


(YDH)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

18 hours Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /