Pangdam IV Pastikan Dua TNI Perampok Rp4,8 M Dihukum Berat

Iswahyudi    •    12 Oktober 2015 18:40 WIB
perampokan
Pangdam IV Pastikan Dua TNI Perampok Rp4,8 M Dihukum Berat
Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Jaswandi saat berkunjung ke Kodim 0715 Kendal, Jawa Tengah, Senin (12/10/2015). (Metrotvnews.com/Iswahyudi)

Metrotvnews.com, Kendal: Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Jaswandi memastikan semua anggotanya yang melakukan pelanggaran akan dihukum berat. 

Pertanyaan Jaswandi mengemuka setelah ada beberapa anggota TNI terlibat dalam kejahatan, mulai dari narkoba hingga perampokan. Jaswandi memastikan semua akan dihukum sesuai prosedur.

"Tidak ada hukuman yang meringankan. Semuanya dengan proses pemberatan,'' tegas Jaswandi seusai memberikan pengarahan kepada jajaran Kodim 0715 dan Persit, di Kendal, Jawa Tengah, Senin (12/10/2015).

Hukuman berat juga akan dijatuhkan pada dua anggota TNI, Sertu TP dan Serda IK yang terlibat perampokan uang milik perusahaan pelayanan pengelolaan uang tunai PT Advantage Rp4,8 miliar belum lama ini.

Baca: Berkomplot dengan 2 TNI, Anggota Brimob Rampok Uang Rp5 Miliar

Tentara, kata dia, merupakan alat negara dan waktunya habis 24 jam. Negara sebenarnya telah cukup memberikan pendapatan berupa gaji dan tunjangan.

"Namun, jika ingin menambah penghasilan, tentu harus yang halal. Potensi yang dimiliki bisa dikembangkan. Istri mungkin bisa membuka toko sembako atau lainnya," kata Jaswandi.

Ditambahkan, tidak sedikit tentara yang mempunyai lahan pertanian yang bisa dikembangkan di sela-sela kesibukannya, mereka bisa bertani maupun berkebun.

"Yang pasti jangan bekerja yang melanggar hukum, itu harus menjadi pemahaman bagi seluruh prajurit," jelasnya.


(SAN)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

1 day Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /