Kenaikan Cukai Tembakau Diminta Sesuai dengan Daya Beli Masyarakat

Husen Miftahudin    •    12 Oktober 2015 20:17 WIB
cukai tembakau
Kenaikan Cukai Tembakau Diminta Sesuai dengan Daya Beli Masyarakat
Ilustrasi (FOTO ANTARA/M Agung Rajasa)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sekretaris Jenderal Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (GAPPRI) Hasan Aoni Aziz meminta pemerintah untuk melihat tren daya beli masyarakat yang menurun jika ingin menetapkan cukai Hasil Tembakau (HT). Ia memaparkan, hingga kuartal III-2015 produksi rokok minus 4,78 persen dibanding tahun lalu.

"Sedangkan kalau dilihat satu tahun, tren produksi rokok menurun 0,29 persen. Tren ini menunjukan bahwa daya beli masyarakat pun tengah mengalami penurunan. Ada yang mengurangi rokok dan ada pula yang memilih rokok dengan harga lebih murah," ujar Hasan, di Jakarta, Senin (12/10/2015).

Ia menyebut, kenaikan usulan target penerimaan dari cukai HT pada tahun depan sebesar Rp148,9 triliun tak realistis. Meski telah diturunkan menjadi Rp139 triliun, angka tersebut masih terlalu tinggi mengingat kenaikannya mencapai 18 persen.

"Artinya, dengan kenaikan itu asumsi tarif masih di atas 20 persen. Dengan begitu daya beli masyarakat pun akan terganggu. Seharusnya, pemerintah naikkan enam persen jadi Rp127 triliun untuk 2016. Ini angka yang sangat realistis untuk kami," pungkas Hasan.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi mengakui adanya target cukai HT yang tidak sesuai dengan realisasi tahun ini. Tercatat, realisasi penerimaan cukai hingga 6 Oktober 2015 baru mencapai Rp89,89 triliun atau sekitar 62,23 persen dari target.

Hal ini dikarenakan beberapa faktor seperti kenaikan tarif cukai rata-rata 8,72 persen, rendahnya produksi rokok dengan realisasi per September 2015 turun 4,3 persen, serta pemberlakuan kawasan tanpa rokok.


(ABD)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

3 days Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /