Jokowi Selidiki Impor Ilegal di Pelabuhan

Desi Angriani    •    12 Oktober 2015 20:27 WIB
penyelundupan
Jokowi Selidiki Impor Ilegal di Pelabuhan
Presiden Joko Widodo,--Foto: Dok/MTVN

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo tengah menyelidiki kongkalikong penyelundupan barang ilegal di pelabuhan. Setidaknya ada tiga pihak yang bermain, yakni importir, pengusaha pengurusan jasa dan oknum di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

"Saya sudah tahu. Ini lah yang harus disikapi dengan serius, terutama yang berkaitan dengan barang masuk," ucap Jokowi di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (12/10/2015).

Menurutnya, keberadaan produk ilegal menyebabkan produk-produk lokal tidak laku di pasaran. Ini membuat industri dalam negeri melemah. Produk ilegal itu berupa pakaian jadi, sepatu, kosmetik, elektronik dan produk-produk makanan.

"Kalau ini (produk ilegal) tadi segera kita hilangkan, kita habisi. Orang akan males berproduksi, mengganggu pasar dalam negeri, mengganggu keuangan negara kita dan juga akan melemahkan daya saing kita," tuturnya.

Untuk itu, kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Presiden meminta dilakukan perbaikan database antara Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Direktorat Jenderal Pajak. Perbaikan database itu bisa berupa sistem IT yang terhubung langsung ke Istana. Dengan demikian, Presiden dapat memantau langsung perkembangan barang-barang yang masuk ke Tanah Air.

"Ini hal baru dan belum pernah ada. Memang kita memiliki Presiden yang secara detail beliau ingin tahu. Makanya penerimaan pajak harian pun termasuk penerimaan cukai harian pun telah diminta kepada Kemenkeu dan pak Menko Ekonomi untuk dipersiapkan datanya," ucap Pramono.


(MBM)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

1 day Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /