33 TKI dari Suriah Dipulangkan Langsung ke Tanah Air

Fajar Nugraha    •    13 Oktober 2015 09:00 WIB
wni
33 TKI dari Suriah Dipulangkan Langsung ke Tanah Air
TKI di Suriah yang akan dipulangkan (Foto: Dok. KBRI Damaskus)

Metrotvnews.com, Damaskus: KBRI Damaskus pada 12 Oktober 2015 kembali memulangkan sebanyak 33 orang TKW ke Indonesia secara langsung via Bandara Internasional Damaskus.

Menurut pihak KBRI hak-hak dan segala permasalahan TKW dengan majikannya, sudah berhasil diurus. Dengan pemulangan ini berarti KBRI Damaskus telah merepatriasi sebanyak 11.988 WNI dari Suriah dalam 265 gelombang sejak perang saudara berkecamuk di Suriah pada 2011.

"Sementara di penampungan sementara Damaskus masih terdapat 55 TKW lagi yang masih sedang diperjuangkan hak-haknya, dan masih terus berdatangan ke shelter KBRI Damaskus," pernyataan KBRI Damaskus, yang diterima Metrotvnews.com, Selasa (13/10/2015).

"Repatriasi 33 orang TKW ini merupakan repatriasi kali pertama yang dilakukan secara langsung via Bandara Internasional Damaskus sejak 2011. Sebelumnya karena bandara internasional Damaskus ditutup karena konflik, selama empat tahun terakhir gelombang repatriasi WNI dari Suriah melalui berbagai jalur via Lebanon, Yordania, maupun Turki," lanjut pernyataan tersebut.
 
Mengingat pertama kali lewat Damaskus, repatriasi WNI Suriah gelombang ke-265 ini dikawal langsung oleh Pejabat Fungsi Politik KBRI Damaskus, Didi Wahyudi, untuk memastikan semua proses berlangsung lancar, terutama saat menghadapi pengecekan imigrasi di berbagai titik transit. KBRI Damaskus juga telah melakukan koordinasi dengan Direktorat Perlindungan WNI dan BHI Kemlu RI, BNP2TKI, dan Bareskrim Polri guna kelancaran pengantaran para TKW hingga ke daerahnya masing-masing.

"Misi utama KBRI Damaskus di Suriah adalah perlindungan dan repatriasi WNI. Sejak September 2011, terlebih lagi dengan kondisi keamanan di Suriah yang semakin memburuk, Pemerintah RI telah melakukan penghentian/pelarangan pengiriman TKW ke Suriah serta melakukan repatriasi terhadap seluruh WNI di Suriah," sebut Dubes RI untuk Suriah Djoko Harjanto.

Pemerintah RI telah menetapkan bahwa TKW/PLRT yang masuk setelah masa penghentian sejak September 2011 ke Suriah merupakan korban dari perdagangan orang (Tindak Pidana Perdagangan Orang/TPPO).

Pejabat Protokol Konsuler sekaligus Pejabat Penerangan Sosial Budaya, AM Sidqi mengatakan program repatriasi Suriah sudah memasuki tahun kelima tetapi masih menghadapi masalah rutin. Sehingga diperlukan penanganan yang lebih serius dan pembicaraan tingkat tinggi antara Indonesia dan Suriah.

Sementara itu, para repatrian gelombang ini sebagian besar berasal dari wilayah Jawa Barat (18 orang), NTB (5 orang), dan Banten (3 orang).

"Maka dari itu, kami juga mengharapkan dukungan Pemda pada isu human trafficking ini, karena di daerah merupakan pintu pertama perdagangan manusia untuk dikirim ke negara konflik, seperti Suriah," ucap Sidqi.
 


(FJR)

Sejumlah Fakta Menarik Jelang Manchester City kontra Napoli
Jelang Manchester City vs Napoli

Sejumlah Fakta Menarik Jelang Manchester City kontra Napoli

9 minutes Ago

City dan Napoli sedang berada dalam tren positif. Mereka sama-sama menuai kemenangan dalam enam…

BERITA LAINNYA
Video /