Sambut Hari Pangan, Ibu-Ibu di Solo Ikuti Lomba Lenjongan

Pythag Kurniati    •    13 Oktober 2015 15:11 WIB
kuliner nusantara
Sambut Hari Pangan, Ibu-Ibu di Solo Ikuti Lomba Lenjongan
Lenjongan, berbagai makanan khas Kota Solo seperti ketan hitam, ketan putih, gatot, tiwul, cenil, klepon dan lopis diletakkan dalam satu wadah. MTVN/Pythag Kurniati

Metrotvnews.com, Solo: Puluhan ibu rumah tangga yang tergabung dalam kelompok kerja (pokja) dari 43 kelurahan di Kota Solo, Jawa Tengah mengikuti lomba membuat lenjongan atau menghias kue tradisional. Lomba membuat lenjongan digelar di Pendhapi Gede, Balai Kota Solo, untuk menyambut Hari Pangan Sedunia yang biasa diperingati 16 Oktober.

Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kota Solo, Entis Rahmawati, mengatakan selain menyambut hari pangan sedunia, lomba juga bertujuan mengangkat kembali kekayaan kuliner tradisional.

“Disebut lenjongan karena semua makanan tradisional tersebut dijadikan satu, terdiri dari ketan hitam, ketan putih, gatot, tiwul, cenil, klepon dan lopis. Makanan ini diolah dari bahan-bahan lokal seperti tepung singkong, ubi dan lain sebagainya,” kata Entis, kepada Metrotvnews.com di Balai Kota Solo, Selasa (13/10/2015).

Entis mengatakan, kemasyhuran lenjongan sudah redup di dalam benak generasi masa kini. Padahal, cita rasa lenjongan dan kandungan gizinya lebih baik dibanding makanan modern.

“Makanya kita gelar lomba ini. Harapannya ibu-ibu lebih sering memasak makanan lenjongan ini di rumah untuk anak-anak mereka,” kata dia.

Selain lomba cipta dan kreasi lenjongan, Pemkot Solo juga menyelenggarakan bazar pangan lokal yang akan diikuti oleh 100 peserta pada Minggu, 18 Oktober.

"Tema kegiatannya pemberdayaan masyarakat sebagai penggerak ekonomi menuju kedaulatan pangan, mudah-mudahan masyarakat mampu menggunakan bahan pangan asal negeri sendiri," ujar Entis.


(SBH)