Kutukan Prancis dan Ironi dari Kegagalan Belanda Lolos ke Piala Eropa 2016

Hilman Haris    •    14 Oktober 2015 04:44 WIB
kualifikasi piala eropa 2016
Kutukan Prancis dan Ironi dari Kegagalan Belanda Lolos ke Piala Eropa 2016
Belanda gagal lolos ke Piala Eropa 2016 usai kalah dari Ceko, Rabu 14 Oktober (AFP)

Metrotvnews.com, Amsterdam: Timnas Belanda sedang berduka. Gara-gara kalah dari Republik Ceko dan kemenangan Turki atas Islandia pada matchday 10 babak kualifikasi, Rabu 14 Oktober, tim oranye dipastikan tidak akan tampil di Piala Eropa 2016.

Awalnya, Belanda berusaha menang atas Ceko dan berharap Turki kalah supaya bisa bertengger di peringkat ketiga klasemen dan membuka asa lolos ke Piala Eropa tahun dengan dari jalur playoff

Akan tetapi, kenyataan berkata lain. Dua mimpi tim oranye tidak terkabul. Tak pelak, Belanda harus merelakan mimpi tampil di Piala Eropa 2016 lantaran terdampar di peringkat keempat klasemen akhir Grup A di bawah Ceko, Islandia, dan Turki.

Kegagalan Belanda lolos ke turnamen yang mempertemukan timnas-timnas terbaik di Eropa itu menimbulkan fakta unik. Pada 1984 silam, tim oranye juga tidak lolos ke Piala Eropa ketika Prancis didapuk sebagai penyelenggara. Uniknya, kejadian serupa kembali terjadi ketika Prancis menjadi tuan rumah Piala Eropa tahun depan.

Entah kutukan apa yang sedang didapat Belanda pada saat ini. Tapi yang pasti, kutukan buruk itu membuat kisah perjalanan Belanda sangat bertolak belakang dalam satu setengah tahun terakhir. Bayangkan, 487 hari yang lalu, Robin van Persie dkk sanggup mencengangkan dunia sepak bola lantaran berhasil membantai juara Piala Eropa 2008 dan 2012 sekaligus pemegang trofi Piala Dunia 2010, Spanyol di babak penyisihan grup Piala Dunia 2014 dengan skor mencolok 5-1.

Striker Belanda, Van Persie menjadi salah satu sosok yang menyita perhatian pada laga tersebut. Aksi spektakulernya dengan menyundul bola ke dalam gawang sambil menjatuhkan badan dikenang publik sebagai momen awal pesta gol Belanda kontra La Furia Roja.

Kini, Van Persie menjadi pesakitan. Maklum, satu dari tiga gol Ceko tercipta berkat gol bunuh diri Van Persie. Beruntung, ia bisa mengobati luka dengan mencetak satu gol yang membuat kedudukan menjadi 2-3 pada menit-menit akhir. Berkat gol itu, Van Persie kini tercatat sudah menciptakan 50 gol untuk Belanda dari 101 penampilan.

Van Persie tak merayakan pencapaian itu secara berlebihan. Ia mungkin sadar, gol itu bisa menjadi penanda dari akhir kariernya di timnas Belanda. Usia Van Persie sudah menginjak 32 tahun pada saat ini. Seiring fisik yang makin menurun, eks striker Manchester United itu tentu kesulitan untuk terus berkiprah bersama tim nasional hingga Piala Dunia 2018 digelar.

Belanda sedang berduka. Begitu pula dengan Van Persie. Bahkan, pencinta sepak bola yang menikmati permainan total football di seantero bumi juga bisa jadi merasakan hal yang sama pada saat ini karena baru saja mendapat kenyataan pahit Belanda dengan segala kehebatannya tak akan berkiprah di Piala Eropa tahun depan. 


(HIL)

Infografik: Adu Tajam Ronaldo vs Kane

Infografik: Adu Tajam Ronaldo vs Kane

1 hour Ago

Ronaldo dan Kane sama-sama mencetak 43 gol sepanjang 2017. Siapakah yang lebih tajam di antara …

BERITA LAINNYA
Video /