Antam-Inalum Sepakat Bangun Smelter Grade Alumina Refinery

Dian Ihsan Siregar    •    15 Oktober 2015 14:34 WIB
antam
Antam-Inalum Sepakat Bangun <i>Smelter Grade Alumina Refinery</i>
Ilustrasi pabrik Antam. (FOTO ANTARA/Sahrul Manda Tikupadang)

Metrotvnews.com, Jakarta: ‎PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) bersama PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) (Inalum) sepakat mempersiapkan pendirian suatu perusahaan patungan dengan mitra strategis dalam pembangunan dan pengoperasian Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR).

"Pengoperasian SGAR berlokasi di Kalimantan Barat akan mulai dibangun pada 2016, dan beroperasi di 2019," kata‎ Direktur Antam Tedy Badrujaman ketika ditemui di Gedung BUMN, Jakarta, Kamis (15/10/2015).

Menurutnya, ‎kesepakatan kedua belah pihak untuk membentuk perusahaan patungan dengan mitra strategis, merupakan langkah lanjutan setelah kedua perusahaan menandatangani MoU pada Juli lalu. Pembangunan SGAR Mempawah akan meningkatkan nilai cadangan bauksit Antam yang besar melalui kegiatan hilirisasi.

Direktur Utama Inalum Winardi Sunoto menambahkan, ‎sinergi dengan Antam merupakan salah satu usaha pertumbuhan berkelanjutan korporasi untuk merealisasikan industri hulu aluminium Indonesia sehingga akan terintegrasi sampai dengan produk hilir aluminium untuk peningkatan nilai tambah dan daya saing.

Menyusul kesepakatan ini, akan segera ditetapkan dan dibentuk skema kerja sama antara Inalum dan Antam yang dituangkan dalam suatu shareholder agreement (perjanjian antara pemegang saham) sebelum mendirikan suatu perusahaan patungan dengan mitra strategis yang saat ini tengah diundang untuk bekerjasama.

Calon mitra strategis yang tengah diundang, kata Winardi, merupakan perusahaan-perusahaan terkemuka internasional dalam industri aluminium dan pengolahan bijih bauksit menjadi alumina. Perusahaan-perusahaan tersebut diantaranya berasal dari Tiongkok, Rusia, dan Uni Emirat Arab.

Sebagai informasi, SGAR rencananya memiliki kapasitas sebesar dua juta ton SGA per tahun yang akan dibangun bertahap (kapasitas satu juta ton SGA per tahun pada tahap I) dengan kebutuhan bijih Bauksit sebesar enam juta wmt per tahun. Melalui pengoperasian SGAR, Antam, dan Inalum akan dapat mengolah cadangan bauksit yang ada sehingga Inalum akan memperoleh pasokan bahan baku aluminium dari dalam negeri sehingga mengurangi ketergantungan terhadap impor alumina.

Inalum saat ini memiliki kapasitas peleburan Aluminium sebesar 250.000 ton aluminium ingot per tahun yang membutuhkan minimal 500.000 ton alumina per tahun. Inalum berencana untuk meningkatkan kapasitas menjadi 500.000 ton aluminium per tahun pada 2020 yang membutuhkan minimal satu juta ton alumina per tahun sebagai bahan baku.

Adapun dalam rangka hilirisasi, Inalum mulai akhir tahun depan akan menghasilkan produk baru yaitu Aluminium Billet dan Aluminium Alloys, selain Aluminium Ingot yang diproduksi selama ini yang akan memberikan nilai tambah lebih.


(AHL)

Para Bintang yang Absen dalam Laga Man City vs Napoli
Jelang Manchester City vs Napoli

Para Bintang yang Absen dalam Laga Man City vs Napoli

24 minutes Ago

Milik mengalami cedera lutut. Ini merupakan cedera yang keduanya sejak direkrut Napoli pada mus…

BERITA LAINNYA
Video /