Pembangunan PLTA Upper Cisokan Dapat Kucuran USD700 Juta

Annisa ayu artanti    •    15 Oktober 2015 14:37 WIB
pembangkit jawa bali
Pembangunan PLTA <i>Upper Cisokan</i> Dapat Kucuran USD700 Juta
Ilustrasi PLTA (MI/Bagus Suryo)

Metrotvnews.com, Purwakarta: PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) tengah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Upper Cisokan dengan daya 1.040 megawatt (MW). Dari pembangunan PLTA Upper Cisokan ini, PLN mendapatkan bantuan dana dari Bank Dunia sebesar USD700 juta.

Direktur Bisnis Regional Jawa Barat PLN Merangkap Lampung dan Kalimantan Nasri Sebayang menuturkan, pembangunan PLTA ini diperkirakan akan memakan dana sebanyak USD900 juta. Sejauh ini, perkembangan dari pembangunan PLTA ini sudah menyelesaikan proses lelang untuk pekerjaan sipil Lot 1A dan Lot 1B.

"Cisokan itu mendapat bantuan dana dari Bank Dunia dengan kapasitas 1.040 MW. Dan semua proses lelang sudah selesai, utamanya untuk pekerjaan sipil Lot 1A dan Lot 1B. Dan juga untuk metal masih proses," kata Nasri, dalam sebuah konferensi pers usai peresmian PLTS Cirata, Purwakarta, Kamis (15/10/2015).

Nasri menambahkan, untuk pembiayaan, PLN telah mendapat bantuan dana dari Bank Dunia sebesar USD700 juta. Sekarang ini PLN sedang menunggu tandatangan kontrak. Diharapkan di akhir tahun ini pembangunan PLTA Upper Cisokan dapat mulai dibangun.

"Kita juga lagi menunggu persetujuan Bank Dunia untuk tandatangan kontrak. Insya Allah dalam November kita harapkan bisa mendapat persetujuan Bank Dunia. Sehingga kita tanda tangan kontrak. Kalau kontrak selesai maka akhir tahun atau paling lambat awal tahu depan sudah dapat dibangun," ungkap dia.

Terkait kendala saat pembangunan, Nasri menjelaskan, semua proses sudah diselesaikan oleh PLN, mulai dari pembebasan lahan, masalah kehutanan, sampai dengan masalah engineering. Nasri berharap adanya PLTA Upper Cisokan ini bisa memenuhi kebutuhan listrik Jawa-Bali ketika dalam keadaan beban puncak.

"Jadi mudah-mudahan Upper Cisokan ini bisa dibangun untuk melayani kebutuhan pada waktu beban puncak di sistem Jawa-Bali. Jadi kita mohon doanya sama-sama. Nilainya USD900 juta, dari Bank Dunia sekitar USD700 juta," pungkas dia.


(ABD)

Pemain Madrid Ini yang Diwaspadai Pochettino
Jelang Real Madrid vs Tottenham Hotspur

Pemain Madrid Ini yang Diwaspadai Pochettino

1 hour Ago

Penampilan Isco musim ini ternyata mendapat perhatian dari pelatih Tottenham Hotspur Mauricio P…

BERITA LAINNYA
Video /