Ekonomi Melemah, JK Sebut Pemerintah Terdahulu Salah Langkah

Husen Miftahudin    •    15 Oktober 2015 14:45 WIB
ekonomi indonesia
Ekonomi Melemah, JK Sebut Pemerintah Terdahulu Salah Langkah
Wakil Presiden Jusuf Kalla (AFP PHOTO/TIMOTHY A. CLARY)

Metrotvnews.com, Jakarta: Melemahnya perekonomian dunia membuat ekonomi Indonesia terkena imbasnya. Salah satu dampaknya adalah perdagangan Indonesia mengalami penurunan akibat anjloknya harga-harga komoditas sumber daya yang menjadi penopang perekonomian nasional.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengakui, pemerintah terdahulu salah langkah dalam menjalankan ekonomi bangsa. Ia memaparkan, menjadi negara yang memiliki kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) melimpah membuat pemerintah terdahulu terlena dengan mengekspor komoditas mentah tanpa proses terlebih dahulu.

"Akibat karena ekonomi kita ditopang sumber daya alam yang kita jual, maka begitu ekonomi ekonomi dunia seperti Tiongkok, Amerika, Eropa turun, maka harganya turun. Dengan begitu maka pendapatan kita turun, kemudian industri di Jawa juga menurun. Maka melemah ekonomi kita," ujar JK, ketika memberi kuliah umum, di Universitas Trisakti, Jalan Kyai Tapa No 1, Grogol, Jakarta Barat, Kamis (15/10/2015).

Karena itu, aku JK, pemerintahan saat ini mengubah pola ekonomi bangsa dengan melakukan proses pengolahan bahan baku sebelum diekspor. Hal itu dilakukan agar memberi nilai tambah bagi produk ekspor yang dihasilkan.

"Apa tindakan pemerintah hari ini ialah memproses semua kekayaan alam itu. Tidak boleh ekspor bahan baku, harus diproses dulu supaya dapat nilai tambah," ungkapnya.

Namun untuk dapat melakukan proses pengolahan bahan baku tersebut, lanjut JK, dibutuhkan inovasi bagi para pelaku usaha dan industri untuk mendapatkan nilai tambah. "Pertumbuhan membutuhkan teknologi dan inovasi agar menjadi nyata. Dan inovasi butuh pendidikan yang baik, karena tidak ada kemajuan tanpa awalan, yakni melalui pendidikan," pungkas JK.


(ABD)