Jabar Sumbang Ekspor Terbesar hingga USD19,28 Miliar

Eko Nordiansyah    •    15 Oktober 2015 15:15 WIB
neraca perdagangan indonesia
Jabar Sumbang Ekspor Terbesar hingga USD19,28 Miliar
Ilustrasi. ANTARA FOTO/Wahyu Putro

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat beberapa daerah di Indonesia masih menunjukkan upaya yang konsisten untuk meningkatkan nilai ekspor Indonesia. Tiga provinsi yaitu Jawa Barat, Kalimantan Timur dan Jawa Timur menyumbang hampir 40,25 persen dari seluruh ekspor nasional.

Kepala BPS Suryamin menjelaskan Jawa Barat (Jabar) mencatatkan total ekspor USD19,28 miliar atau 16,76 persen. Sementara ekspor Kalimantan Timur mencapai USD14,2 miliar atau 12,39 persen dan Jawa Timur sebesar USD12,7 miliar atau 11,10 persen.

"Jadi tiga provinsi ini punya potensi yang besar untuk menggerakkan neraca perdagangan kita ke arah yang positif. Jika pemerintah melihat potensi ini, maka pemerintah juga bisa menggenjot provinsi-provinsi lain untuk mendongkrak potensinya," kata dia di kantornya, Jalan Dr Sutomo, Jakarta Pusat, Kamis (15/10/2015).

Selain ketiga provinsi tadi, Suryamin menambahkan beberapa provinsi lain juga mencatatkan total ekspor yang masih tinggi. Di antaranya adalah Riau, DKI Jakarta, dan Kepulauan Riau.

"Selain Jabar, Kalimantan Timur dan Jawa Timur, Riau juga besar USD10,9 miliar, DKI Jakarta USD8,9 miliar, dan Kepulauan Riau sebesar USD7,8 miliar," tambah dia.

Beberapa wilayah Indonesia Tengah juga mencatatkan perbaikan ekspor. Contohnya, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang secara year on year meningkat cukup tajam karena adanya peningkatan ekspor biji tembaga di sana.

"Ini bisa berpotensi untuk meningkatkan devisa apalagi kalau smelter-nya sudah semakin maju. Selain itu, Sulawesi Tengah, ekspor nikelnya meningkat cukup tajam karena dia daerah baru yang punya potensi mineral. Sedangkan di Gorontalo, mereka ekspor jagung ternyata," pungkasnya. 


(SAW)