BNI Cetak Kenaikan Kredit 14,6% dan DPK 13,3%

Eko Nordiansyah    •    16 Oktober 2015 10:25 WIB
bni
BNI Cetak Kenaikan Kredit 14,6% dan DPK 13,3%
Ilustrasi BNI. FOTO: Antara/SIGID KURNIAWAN

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencatatkan penyaluran kredit hingga Rp307,12 triliun di kuartal III-2015. Pencapaian tersebut naik 14,6 persen dibanding periode yang sama di 2014 yang sebesar Rp267,94 triliun.

"Menghadapi tantangan kondisi perekonomian di kuartal III-2015, kinerja bisnis BNI mencatat pertumbuhan yang cukup tinggi, baik dari sisi penyaluran kredit maupun dari penghimpunan dana pihak ketiga (DPK)," kata Direktur Utama BNI Achmad Baiquni, dalam siaran persnya, Jumat (16/10/2015).

Presentase kenaikan penyaluran kredit dicapai secara berimbang antara penyaluran kredit business banking (korporasi, BUMN, usaha menengah dan kecil) maupun penyaluran kredit konsumer.

"Komposisi pinjaman yang disalurkan adalah untuk segmen usaha menengah dan kecil 27,8 persen, segmen korporasi 26,2 persen, BUMN 17,7 persen, kredit konsumer 17,9 persen, dan pembiayaan anak perusahaan dan cabang luar negeri sebesar 10,6 persen," jelas dia.

Adapun untuk business banking, kenaikan penyaluran kredit didominasi oleh segmen usaha menengah, korporasi, dan BUMN. Khusus untuk penyaluran kredit yang membiayai pembangunan proyek infrastruktur juga mengalami pertumbuhan sebesar 6,6 persen dari Rp59,79 triliun menjadi Rp63,73 triliun.

Sementara di bisnis konsumer, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh pinjaman personal BNI Fleksi dan pembiayaan kartu kredit. Dari sisi komposisinya, kredit konsumer BNI masih didominasi penyaluran KPR BNI Griya sebesar 61,5 persen dari total kredit konsumer.

Sedangkan dari sisi liabilitas, total DPK yang dihimpun BNI hingga akhir kuartal III-2015 mencapai Rp349,44 triliun atau tumbuh 13,3 persen dibanding posisi akhir kuartal III-2014 yang sebesar Rp308,33 triliun dengan komposisi dana murah atau CASA (curent account saving account) dipertahankan di atas 60 persen dari total DPK dan per 30 September 2015 masih mencapai 60,9 persen.

Peningkatan rasio pinjaman terhadap dana atau loan to deposit ratio (LDR) juga naik dari 85,7 persen menjadi 87,7 persen. Untuk kualitas kredit, ada perbaikan non performing loan (NPL) dibanding kuartal II-2015. Posisi NPL Gross dan NPL net pada kuartal III-2015 sebesar 2,8 persen dan 0,7 persen, atau turun dibanding posisi kuartal II-2015 yang sebesar 3,0 persen dan 0,8 persen.

"Total aset BNI per 30 September 2015 mencapai Rp456,46 triliun atau naik 11,9 persen dari Rp408,05 triliun periode yang sama tahun sebelumnya," pungkas Baiquni.


(AHL)

Reaksi Netizen Usai Timnas U-16 Bungkam Thailand
Timnas Indonesia U-16

Reaksi Netizen Usai Timnas U-16 Bungkam Thailand

1 hour Ago

Meski meraih kemenangan, Indonesia masih mendapat beberapa catatan kelemahan dari netizen. Menu…

BERITA LAINNYA
Video /