Dampingi SDA Berhaji, Istri Dapat Honor BPIH

Renatha Swasty    •    16 Oktober 2015 16:46 WIB
suryadharma ali
Dampingi SDA Berhaji, Istri Dapat Honor BPIH
SDA dan Wardatul Asriah, istrinya-----MI/Ramdani

Metrotvnews.com, Jakarta: Wardatul Asriah, istri mantan Menteri Agama Suryadharma Ali, dimasukkan menjadi pendamping Amirul Hajj (pemimpin jemaah haji) dalam pelakasanaan ibadah haji tahun 2012. Asriah dan enam orang lainnya dijadikan pendamping sesuai arahan Suryadharma.

"Istri 2012 masuk pendamping, ada tujuh orang," kata mantan Direktur Pembinaan Haji Ahmad Kartono di Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2015).

Kartono mengatakan, pendamping Amirul Hajj sebetulnya tidak ada. Namun, istilah itu muncul setelah diusulkan Saefuddin A Syafi'i, selaku Kabag TU yang ditujukan ke Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Anggito Abimanyu.

"Nota dinas ditujukan ke Dirjen. Saefudin memberikan surat ke saya, saya lapor ke Dirjen, kata Dirjen proses saja karena ini arahan Menteri Agama," beber Kartono.

Kartono mengaku sempat bingung untuk mengganggarkan honor bagi pendamping Amirul Hajj yang sebenarnya tak ada dalam struktur. Ia lalu melapor pada Anggito terkait pembayaran honor untuk ketujuh pendamping Amirul Hajj.

"Anggaran tidak ada, ketika itu kami melaporkan kepada Dirjen Pak Anggito Abimanyu. Kami lapor ini ada surat dari TU pimpinan (Saefuddin A Syafi'i) yang meminta supaya ini dimasukkan sebagai pendamping sedangkan kita tidak punya anggaran dari APBN," beber Kartono.

Anggito, kata dia, saat itu meminta tetap memproses pemberian honor pada ketujuhnya dengan mengambil dana dari Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH). "Saat itu dirjen menyatakan karena ini nota resmi ada arahan Menteri sudah direkrut saja. Dia menyetujui dengan anggaran BPIH bukan APBN," pungkas dia.

Diketahui, Kartono pada 28 September 2012 membuat nota dinas kepada Direktur Pengelolaan Dana Haji untuk memperoleh biaya perjalanan dinas rombongan pendamping Amirul Hajj dengan anggaran BPIH. Meski, petugas pendamping Amirul Hajj tidak termasuk sebagai petugas PPIH.

Dari nota dinas itu kemudian keluar uang pembayaran untuk tujuh orang pendamping Amirul Hajj yang bersumber dari BPIH sejumlah Rp354.273.484. Asriah diketahui mendapat uang sejumlah Rp56.378.212.


(TII)

Jamu Roma di Stadion Pembawa Sial, Atletico Berharap Keberuntungan
Jelang Atletico Madrid vs AS Roma

Jamu Roma di Stadion Pembawa Sial, Atletico Berharap Keberuntungan

41 minutes Ago

Atletico Madrid wajib memenangi laga lanjutan Liga Champions matchday kelima atas AS Roma di St…

BERITA LAINNYA
Video /