JIAD Jatim: Ada Pembiaran Bupati pada Kasus Aceh Singkil

Amaluddin    •    16 Oktober 2015 18:18 WIB
bentrok
JIAD Jatim: Ada Pembiaran Bupati pada Kasus Aceh Singkil
Rumah ibadah yang dibakar di Aceh Singkil. Foto: Antara/Moonstar

Metrotvnews.com, Surabaya: Jaringan Islam Anti Diskriminasi (JIAD) Jawa Timur menduga ada pembiaran oleh pemerintah setempat terkait pembakaran rumah ibadah di Kecamatan Gunung Makmur, Aceh Singkil, Aceh, pada Selasa, 13 Oktober lalu. 

Pasalnya, pemuka agama setempat sudah meminta perlindungan kepada Bupati Aceh Singkil Safriadi terkait ancaman penyerbuan. "Terjadinya perusakan rumah ibadah itu tidak lebih karena pemerintah setempat tidak merespon laporan warganya," kata Ketua JIAD Jatim, Aan Anshori, dihubungi di Surabaya, Jumat (16/10/2015).

Aan menjelaskan, berdasarkan data dan informasi yang dimiliki JIAD, pada Kamis, 9 Oktober, beredar pesan singkat yang diterima sebagian besar masyarakat di Aceh Singkil. Pesan berisi ajakan memerangi keberadaan salah satu rumah ibadah di Kabupaten Aceh Singkil.

Karena beredar ancaman itu, kata Aan, pimpinan agama dari Gereja Kristen Protestan Pakpak Dairi (GKPPD), Pendeta Erde Berutu, akhirnya coba menemui Bupati Aceh Singkil untuk meminta perlindungan. "Namun, Bupati tidak merespon positif. Safriadi justru meminta umat Kristiani di Aceh Singkil mematuhi kesepakatan terkait dengan pembatasan jumlah bangunan gereja pada 1974," kata Aan.  

Kemudian pada Senin, 12 Oktober, kata Aan, Bupati Aceh Singkil memutuskan membongkar puluhan bangunan rumah ibadah. Keputusan tersebut diambil setelah pertemuan yang dihadiri anggota DPRD Aceh Singkil, Forum Komunikasi Umat Beragama, ulama dan sejumlah ormas di Aceh Singkil.

"Nah, sehari setelah keputusan bupati (13 Oktober) terjadi pembongkaran sejumlah bangunan rumah ibadah di Aceh Singkil. Sekira pukul 11.00 WIB dilaporkan adanya massa yang diperkirakan berjumlah ribuan orang berkumpul dan bergerak melakukan penyerangan dengan sasaran ke bangunan-bangunan rumah ibadah di Aceh Singkil. Sehingga, terjadilah insiden itu," kata dia.

Saat itu, kata Aan, massa mulai membakar rumah ibadah yang terletak di Desa Dangguren, Kabupaten Aceh Singkil. Akibat dari penyerangan ini seorang warga meninggal dunia. Massa juga sudah mulai menutup akses masuk dan keluar dari Aceh Singkil.


(UWA)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

22 hours Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /