Mendagri: Pejabat Daerah Harus Pahami Area Rawan Bencana

Pythag Kurniati    •    16 Oktober 2015 19:04 WIB
bencana
Mendagri: Pejabat Daerah Harus Pahami Area Rawan Bencana
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Foto: MI/M. Irfan

Metrotvnews.com, Solo: Pejabat daerah harus memahami area rawan bencana di wilayah yang dipimpinnya. Hal tersebut dikemukakan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo saat membuka acara Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana, di Kota Solo, Jawa Tengah.
 
“Pejabat daerah yang terdiri dari kepala daerah dan struktur pemerintahan harus bisa memetakan kawasan mana yang rawan banjir, rawan gempa, rawan gunung berapi, termasuk rawan kebakaran,” ungkapnya, Jumat (16/10/2015).
 
Menurutnya, hal itu penting mengingat deteksi dini harus dilakukan dalam kebencanaan. Mendagri memberikan contoh kasus asap di beberapa tempat. “Misalnya di Riau. Itu bukan terbakar namun sengaja dibakar hutannya untuk membuka lahan. Bisa saja itu dilakukan oleh oknum. Maka pemerintah daerah harus memetakan serinci-rincinya,” tutur Tjahjo.
 
Penegakan hukum juga diperlukan terlebih jika berimbas pada kerusakan lingkungan dan kerugian warga masyarakat. "Misalnya jika kerusakan itu dilakukan oleh perusahaan, cabut izin perusahaannya,” kata dia. Mendagri menambahkan sinergi, konektivitas, dan koordinasi antardaerah juga penting dilakukan.
 
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku telah bekerja sama dengan BNPB, BPBD Jawa Tengah dan UGM untuk memasang sistem peringatan dini terhadap bencana. “Dengan sistem ini, warga di lereng Gunung Lawu bersedia pindah sebelum terjadinya bencana. Dan kita fasilitasi untuk pindah,” katanya.


(UWA)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

22 hours Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /