Ditangkap Polisi, Sekjen Jakmania Di-bully Netizen

Yogi Bayu Aji    •    19 Oktober 2015 09:24 WIB
piala presiden
Ditangkap Polisi, Sekjen Jakmania Di<i>-bully</i> Netizen
Kicauan yang mem-bully Sekjen The Jakmania berinisial FEB.

Metrotvnews.com, Jakarta: Sekretaris Jenderal (Sekjen) The Jakmania berinisial FEB, 37, dicokok Polda Metro Jaya. Pria yang diduga jadi provokator kericuhan ini kemudian jadi bulan-bulanan netizen di Twitter.

Kepada polisi, pelaku mengaku sebagai jurnalis salah satu majalah dan berita online Ibu Kota. FEB menyebarkan kicauan provokatif dengan cara mem-posting melalui aku media sosial Twitter @bung_febri.

"Bang @bung_febri, di penjara jangan lupa ngidupin Jak mania juga, Bikin aja JAK PRODEO. Lau jadi ketua umum Jak Prodeo," kata Riko Panggama melalui akun Twitter ‏@ricopanggama, Senin (19/10/2015).

Umpatan serupa disampaikan Ronan melalui akun ‏@ronankriting. Dia menilai FEB tak memberi contoh yang baik bagi generasi muda. "@bung_febri menghasut bocah ingusan untuk melakukan tindak kriminal #pecundangsejati," ucap dia.

"Rasis ente @bung_febri! Selamat menikmati dinginnya jeruji bui," tulis Taufik Umar Prayoga via ‏@taufikprayoga.

Randy dengan akun @rndy_ID juga ikut mem-bully FEB. "@bung_febri Hai cyyiinnn betah gak nih di rumah baru nya? #JagaPenjara," kata Randy.

Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krishna Murti menerangkan, FEB ditangkap lantaran kicauan bernada negatif pada 11 Oktober 2015. "Pelaku mem-posting kalau menganggap final Piala Presiden di GBK tidak ada apa-apa, mungkin anda bisa menyusul kawan anda rangga#tolakpersibmaindijakarta," ujar Krishna kepada wartawan, Minggu 18 Oktober, tengah malam.

Polisi kemudian menelusuri ketikan pelaku. Hasilnya ditemukan komunikasi antara pelaku dengan Koordinator Wilayah (Korwil) Kemayoran The Jakmania berinisial DO yang membenarkan penyerbuan suporter Persija The Jakmania di kemayoran Jakarta Pusat terhadap pendukung Persib Bandung Bobotoh.

Akibat perbuatan, FEB dijerat Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 160 KUHP tentang provokasi.

Dari tangan pelaku, polisi juga menyita telepon selular, komputer jinjing, akun Twitter, Facebook dan surat elektronik atas nama pelaku dan buku catatan. Krishna menyatakan polisi masih memburu seorang pelaku lainnya yang masih buron terkait dengan informasi provokasi tersebut.


(OGI)

Jadwal Pertandingan Babak 16 Besar Liga Champions 2017--2018
Undian Babak 16 Besar Liga Champions 2017--2018

Jadwal Pertandingan Babak 16 Besar Liga Champions 2017--2018

55 minutes Ago

Laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions akan digelar pada 13-14 dan 20-21 Februari 2018.…

BERITA LAINNYA
Video /