Mengeduk Tanah Irigasi, Warga Rusak Alat Berat

Nurul Hidayat    •    19 Oktober 2015 10:28 WIB
tambang ilegal
Mengeduk Tanah Irigasi, Warga Rusak Alat Berat
Polisi mengamankan alat berat yang dirusak warga. (Metrotvnews.com/Nurul Hidayat)

Metrotvnews.com, Jombang: Ratusan warga Dusun Pucanganom, Desa Pucangsimo, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, merusak satu unit bakchoe yang sedang beroperasi di galian C ilegal di dusun tersebut. 

Pantauan Metrotvnews.com di lokasi, sejumlah warga yang tak senang dengan aktivitas pengerukan tanah, merusak alat berat tersebut. Akibatnya, kendaraan pengeduk tanah itu mengalami rusak berat.

Warga menduga, alat berat didatangkan oleh Kepala Dusun Pucangsimo Hari Setyo Widodo untuk mengeruk tanah irigasi.

Masrudin, tokoh masyarakat Pucangsimo mengakatan, jika pengerukan baru satu hari ini. "Berdasarkan laporan masyarakat, baru terjadi sore ini dan kedatangan alat berat ini sudah dua kali ini dan baru sekarang kepegrok masyarakat," ujarnya di lokasi, Minggu malam (18/10/2015)

Masrudin menambahkan, masyarakat berharap agar pengerukan tanah irigasi tersebut tidak terjadi lagi. Dia juga berharap agar Hari segera dicopot dari jabatannya.

"Tindakan galian C sudah tidak bisa dimaafkan oleh warga, sehingga warga menghendaki agar kasun tersebut diturunkan," imbuhnya.

Kapolres Jombang, AKBP Sudjarwoko mengatakan, untuk menghindari tindakan anarkis warga, pihaknya mengamankan kepala dusun.

"Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, karena satu alat berat sudah dirusak oleh warga," ujarnya.

Sudjarwoko menambahkan jika terbukti terlibat maka kepala dusun tersebut akan diproses lebih lanjut. "Ancamannya adalah tujuh tahun penjara," imbuhnya.


(SAN)

Jumpa Barcelona, Hargreaves Kasihan dengan Fan Chelsea
Jelang Chelsea vs Barcelona

Jumpa Barcelona, Hargreaves Kasihan dengan Fan Chelsea

4 hours Ago

Chelsea ditakdirkan bersua Barcelona pada babak 16 besar Liga Champions 2017 -- 2018. Mantan pe…

BERITA LAINNYA
Video /