Paket Kebijakan Ekonomi Perlu Dibarengi Kepastian Hukum

Mohammad Adam    •    17 Oktober 2015 02:46 WIB
paket kebijakan ekonomi
Paket Kebijakan Ekonomi Perlu Dibarengi Kepastian Hukum

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia (Iluni FH UI) Melli Darsa mengatakan, pemerintah perlu memberikan kepastian hukum untuk menarik investasi lebih banyak lagi masuk ke Indonesia. Saat ini investor sedang menanti langkah pemerintah dalam hal memberikan kepastian hukum.

Hal itu disampaikan oleh Melli dalam diskusi bertajuk "Bedah 3 Paket Kebijakan Ekonomi Pemerintah: Menuju Regulasi Investasi yang Menarik dan Berkeadilan" di Jakarta, Jumat (16/10/2015).

"Kebijakan banyak sekali yang dikeluarkan, tapi belum tentu menarik investor. Mereka justru wait and see," ujar Melli dalam keterangan tertulis.

Turut hadir pula sebagai pembicara dalam diskusi itu antara lain Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Direktur Eksekutif Indef Enny Sri Hartati, dan Direktur Utama Bank Syariah Mandiri Agus Sudiarto.

Melli mengatakan, pemerintah harus mengambil langkah selanjutnya setelah mengeluarkan empat paket kebijakan ekonomi, yaitu memberikan kepastian hukum.

Sebab, kata Melli, kebijakan ekonomi jangan hanya menekankan pada konsep pembangunan tetapi juga harus dibarengi dengan kebijakan hukum sebagai satu kesatuan yang terintegrasi.

Selama kebijakan hukum dianggap terpisah dari kebijakan ekonomi, Melli melanjutkan, maka pertumbuhan ekonomi atau peningkatan kesejahteraan, tidak akan memberantas kemiskinan atau ketidakadilan.

"Kepastian hukum jangan hanya gimik untuk menarik investor, tetapi untuk semua lapisan masyarakat. Jika kebijakan ekonomi pemerintah tidak dibarengi dengan peningkatan kualitas aparat penegak hukum dan infrastruktur hukum, maka kebijakan ekonomi ini bukan menjadi kebijakan yang memenuhi rasa keadilan," tutur Melli.

Aparat pemerintah, menurut Melli, harus bisa menjadi pelayan publik yang terbaik bagi masyarakat, termasuk investor. Meski demikian, Melli mengapresiasi paket kebijakan yang dikeluarkan secara bertahap oleh pemerintah karena memiliki nuansa positif bagi investor.

"Kebijakan ini menunjukkan upaya komprehensif dari Pak Presiden Joko Widodo untuk memperbaiki persoalan yang ada," kata Melli.

Sementara itu, Bambang mengatakan, deregulasi dan debirokratisasi menjadi prioritas pemerintah untuk menarik investasi lebih banyak lagi ke Indonesia. Bambang mengatakan, deregulasi dan debirokratisasi tertuang dalam empat paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan pemerintah dalam dua bulan terakhir. "Ada kebijakan dimensi jangka pendek berupaya mengatasi perlambatan ekonomi dan daya beli, jangka menengah terkait deregulasi dan jangka panjang terkait menciptakan sektor unggulan baru," kata Bambang.

Menurut Bambang, iklim, kompetisi dan daya saing investasi tidak akan menarik apabila pemerintah tidak melakukan deregulasi dan debirokratisasi.

"Kepastian hukum, infrastruktur dan tenaga kerja menjadi pertimbangan bagi investasi, para investor," kata Bambang.

Ia pun menilai bahwa saat ini Indonesia sedang dalam posisi dan situasi yang sangat bagus untuk menarik investasi. Pemerintah, kata dia, mendorong tumbuh dan berkembangnya industri manufaktur.


(ADM)

Jadwal Pertandingan Babak 16 Besar Liga Champions 2017--2018
Undian Babak 16 Besar Liga Champions 2017--2018

Jadwal Pertandingan Babak 16 Besar Liga Champions 2017--2018

1 hour Ago

Laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions akan digelar pada 13-14 dan 20-21 Februari 2018.…

BERITA LAINNYA
Video /