Gobel: Wajar Revisi Ekonomi Dilakukan saat Perekonomian Lesu

Dian Ihsan Siregar    •    19 Oktober 2015 15:20 WIB
ekonomi indonesia
Gobel:  Wajar Revisi Ekonomi Dilakukan saat Perekonomian Lesu
illustrasi. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Lembong merevisi target peningkatan ekspor sebesar 300 persen dalam lima tahun yang pernah dibuat mantan Mendag Rachmat Gobel. Sebab, angka itu tidak realistis disaat kondisi global mengalami guncangan.

Mendengar hal itu Gobel berbicara menyatakan, revisi target ekspor yang dilakukan Mendag yang baru dilakukan merupakan hal yang wajar dengan melihat perubahan situasi yang ada saat ini.

‎"Hal wajar saja, revisi bisa tiap tahun. Perubahan ekonomi tidak bagus, ya di revisi, kalau ekonomi bagus, revisi lagi," tutur Gobel ditemui dalam 'rapat Kerja Nasional Kadin Indonesia bidang Perdagangan dan Hubungan Internasional' di Hotel Pullman Thamrin, Jakarta, Senin (19/10/2015).

‎Revisi wajar yang dilakukan saat ini, kata Gobel, karena Menteri Lembong mengacu harga komoditas ekspor di Indonesia yang saat ini sedang turun, seperti batubara, mineral, karet, cpo dan komoditas lainnya.

"Ekonomi kita ini tidak pernah lepas dari keadaan global. Harga komoditi kita turun, maka berdampak kepada kita," jelas dia.

‎Sebelumnya, Mendag Thomas Lembong mengklaim target peningkatan ekspor 300 persen dalam lima tahun tidak realistis. Hal itu mengacu pasar global yang sedang menurun s‎aat ini, sangatlah tidak mungkin menggapai kenaikan ekspor hingga 60 persen per tahun.


(SAW)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

2 days Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /