12 Seruan Forum Pemred kepada Pemerintahan Jokowi-JK

Damar Iradat    •    19 Oktober 2015 16:31 WIB
jokowi
12 Seruan Forum Pemred kepada Pemerintahan Jokowi-JK
Presiden dan Wapres Jokowi-JK,--Foto: MI/Panca Syurkani

Metrotvnews.com, Jakarta: Forum Pemred menyerukan pemerintah berbenah. Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla diimbau tak lagi membuang-buang kesempatan.

Ketua Forum Pemred Suryopratomo mengatakan, ada 12 poin yang perlu diperhatikan pemerintah. Dominannya mengarah ke kebijakan ekonomi.

"Pertama, pemerintah perlu memerhatikan dinamika di tingkat global dan segera merespon dengan kebijakan yang tepat," kata pria yang akrab disapa Tommy di kantor Forum Pemred, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (19/10/2015).

Kedua, kata Tommy, perlambatan ekonomi dan pergerakan kurs tak boleh dibiarkan begitu saja. Perlu kebijakan ekonomi dan langkah konkret yang harus diambil untuk mencegah situasi memburuk.

"Ketiga, pemerintah seyogyanya meningkatkan public trust agar investasi kembali mengalir," ujarnya.

Keempat dan kelima, Forum Pemred menyerukan paket kebijakan ekonomi yang telah digulirkan diimplementasikan. Kemudian, mendesak pemeritah memperhatikan juga daya beli masyarakat yang melemah.

"Poin keenam yakni, pemerintah perlu memberikan perhatian lebih besar kepada upaya mengurangi kesenjangan dan ketimpangan ekonomi dengan memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)," paparnya.

Poin ketujuh, kegiatan ekonomi domestik harus jadi prioritas. Caranya, bisa dengan memperkuat industri dalam negeri atau belanja barang pemerintah dan BUMN mengutamakan produk dalam negeri.

Forum Pemred juga menyerukan pemerintah membangun koordinasi lebih baik lagi dengan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keunganan (OJK). Pemerintah perlu membentuk protokol krisis dengan mengajukan RUU Jaring Pengaman Sistem Keuangan (JPSK).

Poin kesembilan, pemerintah ditutut meningkatkan kualitas komunikasi dalam kabinet. "Agar terbangun sinergi dan bukan kegaduhan yang diperlihatkan pada rakyat," ujar Tommy.

Poin kesepuluh, 'kekacauan' data yang acap terjadi hendaknya segera dituntaskan. Hal ini agar berbagai kebijakan, termasuk impor pangan dilandasi data akurat.

Desakan reformasi hukum di level produk hukum dan penegakan hukum di level pelaksanaan, tercantum dalam poin kesebelas. Tommy menyebut, berbagai kebijakan pemerintah hendaknya sungguh-sungguh menjiwai dan mengimplementasi revolusi mental, amanat Trisakti, dan prioritas dalam program Nawa Cita.

Terakhir, Forum Pemred juga mengusulkan agar Jokowi-JK menjadi dwi-tunggal pemimpin. "Mereka jangan mudah terganggu oleh intrik-intrik yang merusak harmoni," pungkasnya.


(MBM)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

1 day Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /