Pemerintah Masih Tunggu Tawaran Divestasi Saham Freeport

Annisa ayu artanti    •    19 Oktober 2015 17:01 WIB
freeport
Pemerintah Masih Tunggu Tawaran Divestasi Saham Freeport
Ilustrasi tambang Freeport (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan sampai saat ini PT Freeport Indonesia belum menyampaikan penawaran terkait divestasi saham Freeport.

Direktur Jendral Mineral dan Batubara, Kementerian ESDM, Bambang Gatot mengaku pemerintah masih menunggu perusahaan asal Amerika Serikat (AS) ini menyampaikan penawarannya terkait divestasi saham Freeport di tanah Papua.

"Sampai sekarang mereka belum sampaikan penawaran. Kita tunggu saja," kata Bambang, ditemui saat rapat kerja dengan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/10/2015).

Menurutnya, untuk penawaran divestasi saham Freeport itu seharusnya sudah diserahkan ke Kementerian ESDM pada Oktober ini. Namun sayangnya, hingga sekarang ini perusahaan tersebut belum menyampaikan penawarannya. Sehingga, Kementerian ESDM diakui Bambang terus mengingatkan soal divestasi secara terus menerus kepada Freeport.

"Jadwalnya Oktober ini. Tapi kalau memang belum lagi akan kita ingatkan mereka," tegas dia.

Lebih lanjut, Bambang menjelaskan, berdasarka regulasi yang ada seharusnya penawaran itu sudah masuk saat ulang tahun kelima sesudah masuk produksi. Kemudian pemerintah selama 90 hari menilai sekaligus menetapkan siapa yang akan membeli.

"Kalau diregulasinya, ulang tahun kelima sesudah masuk produksi mereka akan mulai penawaran. Kemudian pemerintah selama 90 hari menilai sekaligus menetapkan siapa yang beli," jelas dia.

Sebagai informasi, dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 77 Tahun 2014 tentang Perubahan Ketiga atas PP Nomor 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara yang mengamankan paling lambat 14 Oktober 2015, Freeport sudah harus mendivestasikan saham sebesar 10,64 persen. Lalu 10 persen lagi akan didivestasikan pada Oktober 2019.



(ABD)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

1 day Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /