Prospek Bisnis Asuransi Masih Menjanjikan

Ade Hapsari Lestarini    •    20 Oktober 2015 19:21 WIB
asuransi
Prospek Bisnis Asuransi Masih Menjanjikan
Ilustrasi -- FOTO: Antara/ANDIKA WAHYU

Metrotvnews.com, Jakarta: Prospek bisnis asuransi dalam beberapa tahun mendatang masih dinilai menjanjikan. Pasalnya, jumlah penduduk Indonesia mencapai lebih dari 250 juta jiwa.

Angka penetrasi industri asuransi di Indonesia yang masih minim, membuat industri asuransi Indonesia harus juga bersiap menghadapi sejumlah tantangan termasuk perubahan orientasi pasar. Anggota Pengawas Dewan Asuransi Indonesia Harry H. Diah mengakui jika dalam beberapa tahun ini akan ada perubahan dalam pasar asuransi. Perubahan tersebut yakni karena perbedaan generasi.

"Saat ini terjadi perubahan pasar yakni dari generasi yang dilahirkan sebelum 1970-an menjadi generasi yang kini berusia 30-35 tahun, masih single atau keluarga kecil dan muda," ujar dia berbicara terkait Hari Asuransi Nasional (Insurance Day), seperti dikutip dalam siaran persnya, di Jakarta, Selasa (20/10/2015).

Pendiri sekaligus Presiden Direktur Avrist Insurance ini menambahkan, target pemilik asuransi saat ini adalah mereka yang lebih terpelajar, memiliki cukup uang, dapat menerima dan tertarik dengan asuransi, serta memiliki kepedulian dengan asuransi.

"Tetapi mereka ini yang kebanyakan berasal dari kelompok middle class dan middle lower, memiliki kecenderungan untuk membeli yang simpel, dengan cara yang cepat, premi yang murah. Mereka ini ingin tahu perhitungannya, benefit yang akan mereka dapatkan, dan sedikit menekankan hubungan personal atau lebih akrab," jelas dia.

Dia melanjutkan, secara umum industri asuransi di Indonesia mencatat perkembangan bisnis yang bagus di 2014. Terlebih, jika memperhatikan pertumbuhan ekonomi di tahun lalu yang hanya sebesar 5,02 persen. Selain itu, pertumbuhan premi asuransi nasional juga tergolong tinggi. Bahkan, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan premi di tahun sebelumnya.

"Jadi, pertumbuhan yang ada akan sangat bergantung kepada para pelaku bisnis di industri asuransi unduk dapat menggapai pasar individu untuk membeli proteksi asuransi jiwa," bebernya.

Oleh karena itu, mengingat masih rendahnya penetrasi asuransi ini, sosialisasi asuransi harus selalu dilakukan. Di mana sebaiknya dilakukan secara bersamaan oleh seluruh pelaku bisnis industri asuransi yang juga harus mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah melalui kebijakan dan peraturan yang di terbitkan.

"Edukasi harus dilakukan secara berkala dengan komitmen yang tinggi dari semua pelaku industri ini. Di sisi yang lain, industri juga harus memiliki produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dapat dengan cukup mudah dimengerti oleh mereka," pungkas dia.


(AHL)

Pique Berharap Jumpa City di Liga Champions
Liga Champions 2017--2018

Pique Berharap Jumpa City di Liga Champions

1 day Ago

Bek Barcelona Gerard Pique berharap timnya bisa bertemu Manchester City di Liga Champions musim…

BERITA LAINNYA
Video /